Porprov Kaltim VIII Tetapkan 59 Cabor, 1.014 Nomor Pertandingan

Ketua KONI Kaltim, Anderiy Syahcrum. (FOTO: Aditya Setiawan)

benuakaltim.co.id, SAMARINDA – Setelah melalui pembahasan panjang, kepastian mengenai cabang olahraga yang dipertandingkan pada Pekan Olahraga Provinsi (Porprov) Kaltim VIII akhirnya menemui titik terang.

PB Porprov resmi mengusulkan 59 cabang olahraga (cabor) dengan 1.014 nomor pertandingan untuk Porprov Kaltim VIII yang dijadwalkan berlangsung di Kabupaten Paser pada 14–27 November 2026.

Ketua Umum KONI Kaltim, H Anderiy ST, membenarkan pihaknya telah menerima surat resmi dari PB Porprov terkait jumlah cabor dan nomor pertandingan tersebut.

“Kemarin sore kita sudah menerima surat dari PB Porprov terkait jumlah cabor dan nomor tanding yang akan dipertandingkan,” ujar Anderiy, Kamis (3/9).

Dengan adanya kepastian tersebut, KONI Kaltim selanjutnya akan meneruskan informasi kepada seluruh KONI kabupaten/kota se-Kaltim. Langkah ini diharapkan membuat masing-masing daerah bisa segera mematangkan persiapan kontingen.

Anderiy menegaskan, penetapan 59 cabor bukan keputusan sepihak. Sebelumnya, KONI Kaltim sempat mengusulkan agar 64 cabor tetap dapat dipertandingkan.

Baca Juga :  Borneo FC Samarinda Resmi Rekrut Striker Mali Moussa Diarra

Namun, kondisi fiskal dan kemampuan APBD Kaltim menjadi salah satu pertimbangan utama dalam menentukan jumlah cabor yang akhirnya diusulkan.

“Saya pastikan tidak ada intervensi. Keputusan usulan ini berdasarkan keterbatasan anggaran dan pertimbangan efisiensi, supaya pelaksanaan Porprov tetap terlaksana. Kita dari KONI Kaltim harus bijak menerima usulan ini,” tegasnya.

Menurut Anderiy, KONI Kaltim sebelumnya telah memberikan masukan kepada PB Porprov agar mempertimbangkan 64 cabor. Namun, kondisi keuangan daerah membuat jumlah tersebut sulit direalisasikan.

“Kami dari KONI Kaltim sebenarnya juga sudah memberikan masukan ke PB Porprov, harapannya bisa mempertimbangkan untuk mempertandingkan 64 cabor. Tapi karena kondisi fiskal, kemampuan APBD provinsi, kami juga tidak bisa berharap banyak,” katanya.

Di tengah keterbatasan anggaran, Anderiy menilai Kaltim masih patut bersyukur karena Porprov VIII tetap dapat dilaksanakan sesuai jadwal pada tahun ini.

Ia menyebut, sejumlah provinsi lain bahkan harus menunda pelaksanaan Porprov hingga 2027 akibat tekanan fiskal.

Baca Juga :  Borneo FC Samarinda Resmi Rekrut Striker Mali Moussa Diarra

“Setidaknya kita di Kaltim bersyukur pelaksanaannya masih bisa berlangsung akhir tahun nanti. Semoga bisa berjalan lancar dan sesuai jadwal,” ungkapnya.

Bagi KONI Kaltim, kepastian jadwal menjadi penting karena berkaitan langsung dengan pembinaan atlet dan persiapan menuju ajang yang lebih tinggi, termasuk PON.

Jika Porprov ditunda, jadwal pembinaan dan seleksi atlet berpotensi ikut terganggu, terlebih agenda Pra-PON juga memiliki rentang waktu yang berdekatan.

“Ini yang harus kita hindari. Untuk itu, sekali lagi mari kita doakan semoga pelaksanaan Porprov bisa berlangsung sukses di Paser nanti, sehingga pembinaan atlet di masing-masing kabupaten kota bisa berjalan. Misi kami untuk seleksi dan penjaringan atlet potensial yang dipersiapkan ke ajang lebih tinggi seperti PON juga lebih profesional dan tepat sasaran,” pungkas Anderiy.

Dari total 59 cabor yang diusulkan, terdapat lima cabang olahraga yang tidak masuk dalam daftar pertandingan Porprov Kaltim VIII.

Baca Juga :  Borneo FC Samarinda Resmi Rekrut Striker Mali Moussa Diarra

Kelima cabor tersebut yakni:
1. Korfball Indoor
2. Ski Air
3. Barongsai
4. Petanque
5. Woodball

Meski tidak masuk dalam usulan resmi PB Porprov, KONI Kaltim masih membuka ruang pembicaraan bagi kelima cabor tersebut.

Anderiy mengatakan pihaknya akan memanggil pengurus masing-masing cabor untuk membahas kemungkinan solusi agar atlet tetap memiliki kesempatan bertanding.

“Terkait lima cabor yang belum bisa dipertandingkan, kami dari KONI Kaltim akan mencoba memanggil masing-masing pengurusnya. Kita akan menawarkan opsi, jika mereka tetap ingin dipertandingkan, silakan dengan biaya mandiri, dan boleh dilaksanakan di Balikpapan atau Samarinda, tidak harus di Kabupaten Paser,” ujarnya.

Dengan kepastian 59 cabor dan 1.014 nomor pertandingan tersebut, KONI Kaltim berharap seluruh daerah segera bergerak mempersiapkan atlet terbaiknya untuk tampil

di Porprov VIII di Kabupaten Paser. (*)

Reporter: Aditya Setiawan

Editor: Ramli

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Are you human? Please solve:Captcha