BBM Langka di Berau, Wabup Gamalis Temui Massa dan Janji Perketat Pengawasan

Wakil Bupati Berau, Gamalis saat menemui massa aksi demo kelangkaan Bahan Bakar Minyak (BBM). (FOTO: GEORGIE/BENUAKALTIM)

benuakaltim.co.id, BERAU – Kelangkaan Bahan Bakar Minyak (BBM) yang mencekik wilayah Kabupaten Berau akhirnya memicu reaksi keras dari warga. Menanggapi keresahan tersebut, Wakil Bupati Berau, Gamalis, turun langsung menemui massa untuk menyampaikan apresiasi atas aspirasi yang disuarakan terkait sulitnya mendapatkan BBM.

Dalam sambutannya, Gamalis menegaskan pemerintah daerah tidak tinggal diam melihat penderitaan warga. Kebutuhan BBM dinilainya sangat vital karena menyangkut hajat hidup masyarakat, mulai dari mata pencaharian, transportasi harian, hingga aktivitas mengantar anak sekolah.

Baca Juga :  50 Manusia Perahu Serbu Pesisir Berau, Imigrasi Wanti-wanti Bahaya KTP Ilegal

“Ketersediaan BBM di Berau sangat terkait dengan aktivitas kita sehari-hari. Pemerintah daerah terus melakukan koordinasi dan pertemuan, baik dengan Pertamina, SBM, SPBU, hingga lembaga legislatif untuk memastikan stok dan distribusi BBM berjalan dengan baik,” ujar Gamalis Senin (7/9/2026).

Baca Juga :  Kasus Sesak Napas Melonjak, Kebutuhan Oksigen Puskesmas Tanjung Redeb Naik 4 Kali Lipat

Tak hanya itu, Wabup juga mengimbau warga untuk berani melaporkan indikasi kecurangan di lapangan, seperti aksi penimbunan atau pengeretan BBM di luar batas normal. Pemerintah setempat berencana membentuk Satuan Tugas (Satgas) khusus guna mengawasi dan menindak tegas oknum yang bermain dalam rantai distribusi.

Baca Juga :  WNA Malaysia Diamankan di Segah, Diduga Salahgunakan Izin Tinggal untuk Bisnis Lahan Sawit

Gamalis berharap pertemuan dan ruang diskusi ini menghasilkan langkah konkret serta jalan keluar yang tepat tanpa menimbulkan masalah baru atau mengorbankan kesejahteraan masyarakat Berau. (*)

Reporter: Georgie Sihaloho

Editor: Endah Agustina

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Are you human? Please solve:Captcha