Libur Akhir Tahun, Bupati Berau Imbau Masyarakat dan Wisatawan Tingkatkan Kewaspadaan

Bupati Berau, Sri Juniarsih Mas. (ISTIMEWA)

benuakaltim.co.id, BERAU – Pemerintah Kabupaten Berau mengimbau masyarakat dan wisatawan yang memanfaatkan libur panjang akhir tahun untuk meningkatkan kewaspadaan, baik saat meninggalkan rumah maupun selama beraktivitas di tempat wisata.

Bupati Berau, Sri Juniarsih Mas mengatakan, momen libur akhir tahun biasanya diiringi dengan meningkatnya wisatawan dari luar daerah ke berbagai destinasi unggulan di Kabupaten Berau.

Kondisi tersebut, menurutnya, perlu diantisipasi dengan sikap hati-hati dan kesiapan masing-masing pihak.

Baca Juga :  Kondisi Parkiran Semrawut, RSUD dr Abdul Rivai: Terbentur Aturan Akreditasi dan Lahan Terbatas

“Libur panjang akhir tahun otomatis pengunjung juga banyak yang datang. Keluarga dari luar daerah juga datang dan mengunjungi beberapa titik wisata di Berau,” ujarnya, Selasa (30/12/2025).

Ia mengingatkan, masyarakat yang hendak bepergian agar memastikan kondisi rumah dalam keadaan aman sebelum ditinggalkan. Hal-hal seperti instalasi listrik dan keamanan rumah perlu diperiksa guna mencegah kejadian yang tidak diinginkan.

Baca Juga :  Volume Sampah di Berau Capai 150 Ton per Hari, TPA Hanya Mampu Tampung 84 Ton

“Saya sangat menyarankan untuk berhati-hati. Pertama, sebelum meninggalkan rumah pastikan rumah dalam kondisi aman, listrik dan lainnya diperhatikan. Jangan sampai saat kita tinggalkan terjadi hal-hal yang tidak kita inginkan,” tegasnya.

Selain itu, Bupati Sri juga mengingatkan masyarakat dan wisatawan agar tetap waspada selama perjalanan menuju lokasi wisata, mengingat tingginya aktivitas dan kepadatan pengunjung di sejumlah destinasi.

Baca Juga :  Dituding Lakukan Penyalahgunaan Anggaran, Kabid PPHD Satpol PP Berau: Buktikan Secara Hukum

“Ketika menuju tempat wisata juga harus berhati-hati, karena saat liburan seperti ini biasanya sangat ramai,” katanya.

Ia berharap, seluruh rangkaian liburan akhir tahun dapat berjalan dengan aman dan lancar tanpa adanya insiden yang merugikan.

“Kita tidak menginginkan adanya insiden-insiden yang tidak diharapkan. Jadi masing-masing kita harus menjaga keluarga kita selama perjalanan,” pungkasnya. (*)

Reporter: Georgie Silalahi

Editor: Endah Agustina

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Are you human? Please solve:Captcha