benuakaltim.co.id, BERAU– Upaya meningkatkan kenyamanan dan keselamatan pengguna jalan di poros Labanan–Simpang Km 5 hingga batas Bulungan, Kalimantan Utara, terus dilakukan pemerintah.
Perbaikan infrastruktur di jalur strategis tersebut, kini tengah dikerjakan oleh Satuan Kerja Pelaksanaan Jalan Nasional (PJN) Wilayah II Kalimantan Timur, di bawah Balai Besar Pelaksanaan Jalan Nasional (BBPJN) Kaltim.
Pejabat Pembuat Komitmen (PPK) 2.6 Provinsi Kalimantan Timur, Ariesta Andayani Trihandoko menjelaskan, pekerjaan mencakup beberapa ruas penting, yakni Labanan–Simpang Km 5 (dalam kota) serta Simpang Km 5 hingga batas Bulungan.
“Ini menjadi prioritas, karena jalur itu merupakan akses utama masyarakat dan distribusi logistik,” ujarnya, Senin (23/2/2026).
Dijelaskan Arista, di ruas Labanan dilakukan pelebaran bahu jalan serta overlay atau pelapisan ulang aspal di sejumlah titik.
“Kami juga melakukan penambalan jalan berlubang, juga dilakukan sepanjang ruas untuk meningkatkan keselamatan pengendara,” jelasnya.
Sementara itu, pada ruas Jalan Ahmad Yani di Kelurahan Gunung Tabur (arah batas Bulungan), dilakukan leveling pada badan jalan yang mengalami penurunan.
“Leveling dilakukan pada jalan-jalan yang mengalami penurunan di ruas Jalan Ahmad, agar elevasi kembali rata, dan aman dilalui kendaraan,” katanya.
Penanganan juga difokuskan pada sejumlah titik rawan longsor. Di ruas Labanan, beberapa lokasi ditangani menggunakan sandbag sebagai solusi cepat. Sedangkan di ruas Jalan Ahmad Yani, longsor yang sempat memutus koridor jalan, juga turut ditangani. “Supaya konektivitas tetap terjaga,” kata Arista.
Dengan perbaikan ini, pemerintah berharap arus transportasi semakin lancar, dan aktivitas masyarakat tidak lagi terganggu akibat kondisi jalan yang rusak, maupun terdampak longsor.
“Kami juga mengimbau masyarakat untuk berhati-hati saat melintas di area pekerjaan, dan mematuhi rambu-rambu lalu lintas yang telah dipasang,” pungkasnya. (*)
Reporter: Georgie Silalahi
Editor: Endah Agustina






