benuakaltim.co.id, BERAU – Pemkab Berau melalui Badan Perencanaan, Penelitian, dan Pengembangan (Bapelitbang) memastikan rencana pembuatan film layar lebar yang mengangkat potensi lokal telah masuk dalam rencana strategis daerah.
Kepala Bapelitbang Berau, Endah Ernany Triariani mengungkapkan, proyek ambisius ini bukan sekadar rencana di atas kertas, melainkan sudah memiliki payung hukum yang kuat dalam visi-misi pembangunan jangka panjang.
Endah menjelaskan, sektor pariwisata merupakan prioritas utama dalam Perda Nomor 5 Tahun 2025 tentang RPJMD Kabupaten Berau Tahun 2025-2029.
“Dari misi keenam, sangat jelas tertuang bahwa kita memperkuat sektor pariwisata sebagai prioritas pembangunan, serta memperkuat UMKM sebagai pilar ekonomi masyarakat,” ujar Endah dalam sebuah pertemuan bersama Komisi II DPRD Berau, Selasa (24/2/2026).
Menurutnya, integrasi antara kebudayaan dan pariwisata ini menjadi kunci untuk mewujudkan Berau yang maju, unggul, dan berkelanjutan. Terkait anggaran, Endah memaparkan, pendanaan film ini bisa bersumber dari berbagai pintu, mulai dari APBN, APBD Provinsi, hingga APBD Kabupaten dan dana CSR.
Namun, untuk eksekusi teknis di tingkat daerah, terdapat dua jalur utama masuk dalam Dokumen Pelaksanaan Anggaran (DPA) dinas terkait (seperti Disbudpar). Menurutnya melalui pengajuan proposal kepada Bupati yang nantinya akan diverifikasi secara ketat.
“Jika melalui jalur hibah, calon penerima harus memenuhi syarat administrasi, termasuk registrasi Kemenkumham minimal dua tahun,” tegasnya.
Endah merinci proses pengajuan hibah yang dimulai dari disposisi Bupati ke Dinas Kebudayaan dan Pariwisata. Setelah dilakukan check and re-check dokumen, pihak dinas akan mengeluarkan surat rekomendasi yang ditujukan kepada Tim Anggaran Pemerintah Daerah (TAPD).
“Nantinya Pak Sekda sebagai Ketua TAPD yang akan memimpin rapat untuk menindaklanjuti besaran dana yang diberikan, tentunya disesuaikan dengan kemampuan keuangan daerah,” pungkasnya. (*)
Reporter: Georgie Silalahi
Editor: Endah Agustina






