benuakaltim.co.id, SAMARINDA – Kebakaran kembali terjadi di kawasan Pasar Segiri Samarinda pada Senin (18/5/2026). Asap tebal dilaporkan muncul sekitar pukul 13.35 Wita dan sempat mengundang kepanikan pedagang maupun pengunjung pasar.
Wali Kota Samarinda, Andi Harun, memastikan Pemerintah Kota Samarinda akan segera melakukan peninjauan untuk melihat dampak serta tingkat kerusakan akibat insiden tersebut.
“Yang jelas itu fasilitas kita. Kita akan lihat tingkat kerusakan atau dampak dari kebakaran itu,” ujarnya.
Berdasarkan informasi awal, sumber asap diduga berasal dari aktivitas memasak cabai yang ditinggalkan sementara kompor masih dalam keadaan menyala. Untuk mencegah api meluas, petugas pemadam kebakaran langsung mengerahkan tiga unit armada ke lokasi kejadian.
Langkah cepat dilakukan agar kobaran api tidak merembet ke bangunan lain di area pasar yang dikenal padat aktivitas perdagangan tersebut.
Andi Harun menilai peristiwa itu menjadi pengingat penting bahwa keamanan pasar merupakan tanggung jawab bersama, tidak hanya pemerintah tetapi juga para pedagang yang beraktivitas setiap hari di dalam kawasan pasar.
Menurutnya, menjaga keamanan fasilitas publik membutuhkan kesadaran kolektif agar kejadian serupa tidak terus berulang.
“Yang paling penting bagaimana semua pedagang di dalam itu sama-sama menjaga pasar ini. Karena kalau tidak melibatkan orang-orang di dalam pasar, sampai kapan kita mampu terus mewujudkan pasar yang aman,” katanya.
Ia menambahkan, pemerintah akan mempertimbangkan langkah perbaikan apabila kondisi anggaran memungkinkan.
“Kalau kita punya kemampuan anggaran seperti kemarin, kita akan segera perbaiki,” pungkasnya. (*)
Reporter: Aditya Setiawan
Editor: Ramli






