102 Sekolah di Kaltim Rampung Direvitalisasi, 21 Satuan Pendidikan Nunggu Giliran

Peresmian revitalisasi dilakukan oleh Menteri Pendidikan Dasar dan Menengah (Mendikdasmen) Abdul Mu’ti bersama Gubernur Kaltim Rudy Mas’ud di BSCC Dome Balikpapan, Jumat (5/6/2026) kemarin. (FOTO: Adpimprov Kaltim)

benuakaltim.co.id, SAMARINDA – Sebanyak 102 satuan pendidikan di Kalimantan Timur telah menyelesaikan proses revitalisasi melalui anggaran tahun 2025. Program tersebut mencakup perbaikan fasilitas pendidikan di Kota Balikpapan, Kota Samarinda, dan Kabupaten Penajam Paser Utara (PPU) sebagai upaya meningkatkan kualitas sarana belajar mengajar.

Peresmian revitalisasi dilakukan oleh Menteri Pendidikan Dasar dan Menengah (Mendikdasmen) Abdul Mu’ti di BSCC Dome Balikpapan, Jumat (5/6/2026) kemarin. Dalam kesempatan itu, ia mengingatkan para siswa agar memanfaatkan fasilitas yang telah diperbaiki untuk meningkatkan semangat belajar.
“Setelah sekolahnya kita perbaiki sesuai program Bapak Presiden, kalian harus belajar lebih giat dan lebih semangat lagi,” ujar Abdul Mu’ti di hadapan ribuan siswa dan tenaga pendidik.
Program revitalisasi menyasar berbagai jenjang pendidikan, mulai dari Pendidikan Anak Usia Dini (PAUD), Sekolah Dasar (SD), Sekolah Menengah Pertama (SMP), Sekolah Menengah Atas (SMA), Sekolah Menengah Kejuruan (SMK), Sekolah Luar Biasa (SLB), hingga Sanggar Kegiatan Belajar (SKB).
Pemerintah pusat juga memastikan program tersebut akan berlanjut. Pada tahun ini, sebanyak 21 satuan pendidikan tambahan dijadwalkan menjalani revitalisasi di wilayah yang sama, meliputi jenjang PAUD, SD, SMP, SMA, dan SKB.
Selain meresmikan hasil pembangunan, Abdul Mu’ti turut menyampaikan pesan Presiden Prabowo Subianto agar sekolah menjadi lingkungan yang Aman, Sehat, Resik, dan Indah (ASRI). Ia juga mengajak peserta didik membangun budaya saling menghormati serta menerapkan tujuh kebiasaan positif dalam kehidupan sehari-hari.
Sementara itu, Gubernur Kalimantan Timur Rudy Mas’ud menegaskan bahwa pembangunan sektor pendidikan tidak hanya berorientasi pada peningkatan infrastruktur, tetapi juga menjadi investasi untuk mencetak sumber daya manusia yang siap menghadapi perkembangan daerah, termasuk hadirnya Ibu Kota Nusantara (IKN).
“Program revitalisasi ini bukan hanya membangun gedung fisik, tetapi juga membangun harapan dan ruang masa depan. Gunakan fasilitas yang sudah bagus ini untuk belajar lebih giat,” katanya.
Menurut Rudy, peningkatan mutu pendidikan harus dibarengi dengan perluasan akses belajar bagi masyarakat. Karena itu, Pemerintah Provinsi Kalimantan Timur terus menggulirkan berbagai program pendukung, salah satunya Program Gratispol Pendidikan yang memberikan bantuan pendidikan hingga jenjang sarjana, magister, dan doktoral.
Selain bantuan pendidikan, Pemprov Kaltim juga melaksanakan program pemberian seragam gratis bagi siswa SMA dan SMK yang berada di bawah kewenangannya.
Rangkaian kegiatan peresmian turut diisi dengan agenda Pagi Ceria Bersama Murid se-Kota Balikpapan dan senam sehat bersama. Usai acara utama, Mendikdasmen bersama Gubernur Kaltim meninjau pelaksanaan Program Makan Bergizi Gratis (MBG) di SMP Negeri 14 Balikpapan.
Revitalisasi ratusan sekolah tersebut diharapkan semakin memperkuat kualitas infrastruktur pendidikan di Kalimantan Timur sehingga mampu mendukung lahirnya sumber daya manusia yang kompetitif dan siap memenuhi kebutuhan pembangunan daerah maupun kawasan IKN. (*)

Baca Juga :  Cakupan Cek Kesehatan Gratis di Samarinda Masih 6,78 Persen

Reporter: Aditya Setiawan

Editor: Ramli

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Are you human? Please solve:Captcha