Pemukiman Jalan Milono Diamuk Si Jago Merah, 3 Kepala Keluarga Terdampak

TERBAKAR: Kebakaran yang terjadi di Jalan Milono, Tanjung Redeb, Kamis (6/8/2026) pagi. (ISTIMEWA)

benuakaltim.co.id, BERAU – Kobaran api yang melanda kawasan padat penduduk di Jalan Milono, Tanjung Redeb, Kamis (6/8/2026) pagi, nyaris merembet ke bangunan lain. Dinas Pemadam Kebakaran dan Penyelamatan (Disdamkarmat) Berau mengerahkan 10 unit armada beserta seluruh personel yang sedang bertugas.

Berkat respons cepat petugas yang dibantu TNI, Polri, Palang Merah Indonesia (PMI), relawan pemadam kebakaran, dan warga sekitar, kobaran api berhasil dikendalikan dalam waktu sekitar 30 menit. Meski demikian, tiga bangunan yang terdiri atas dua unit toko dan satu rumah tinggal tidak berhasil diselamatkan.

Baca Juga :  Berau Ditunjuk Jadi Tuan Rumah Rakorda FKUB Kaltim 2027, Ketersediaan Anggaran Jadi Tantangan

Akibat peristiwa tersebut, tiga kepala keluarga (KK) atau delapan jiwa kehilangan tempat tinggal. Beruntung, tidak ada korban jiwa maupun korban luka.

“Kami menurunkan 10 unit armada ke lokasi. Karena kejadian berlangsung pada jam aktif kerja, seluruh personel yang ada langsung kami kerahkan agar penanganan bisa dilakukan secepat mungkin,” ujar Kepala Disdamkarmat Berau, Rakhmadi Pasarakan Kamis (6/8/2026).

Baca Juga :  Bekali Pemanfaatan Teknologi AI, Diskoperindag Berau Dorong Pelaku UMKM Naik Kelas

Menurut Rakhmadi, cepatnya penyebaran api di kawasan padat penduduk menjadi tantangan tersendiri dalam proses pemadaman. Namun, sinergi lintas instansi dan partisipasi masyarakat membuat api berhasil dikendalikan sebelum menjalar ke bangunan lain. Meski demikian, ia mengakui keterbatasan sarana dan prasarana masih menjadi kendala dalam setiap penanganan kebakaran.

Baca Juga :  Bekali Pemanfaatan Teknologi AI, Diskoperindag Berau Dorong Pelaku UMKM Naik Kelas

“Kendala utama tentu dari aspek peralatan yang masih belum memadai. Namun berkat kerja sama semua pihak, api berhasil dikendalikan,” katanya.

Hingga berita ini ditulis, penyebab kebakaran masih diselidiki pihak berwenang, sedangkan total kerugian material masih dalam pendataan. (*)

Reporter: Georgie Sihaloho

Editor: Endah Agustina

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Are you human? Please solve:Captcha