Dukung Konektivitas di Kawasan Pariwisata, DPUPR Berau Tunggu Kepastian Arahan Dispar

Kepala DPUPR Berau, Fendra Firnawan. (ISTIMEWA)

benuakaltim.co.id, BERAU — Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (DPUPR) Kabupaten Berau menegaskan komitmennya untuk mendukung penuh konektivitas infrastruktur menuju kawasan pariwisata unggulan.

Namun, penentuan titik lokasi pembangunan masih menunggu kepastian dan arahan teknis dari Dinas Pariwisata (Dispar) Kabupaten Berau.

Kepala DPUPR Berau, Fendra Firnawan, mengungkapkan hingga saat ini pihak Dinas Pariwisata belum memberikan konfirmasi resmi mengenai arah koordinasi pembangunan infrastruktur pendukung pariwisata untuk tahun ini.

“Kalau untuk tahun ini, kami belum ada konfirmasi dari Dinas Pariwisata arahnya ke mana. Tapi kita itu sebetulnya, kalau mau dapat anggaran seperti DAK Pariwisata, kan belum dibuka channel-nya. Jadi sementara ini dari APBD,” ujar Fendra saat dikonfirmasi, Rabu (12/8/2026).

Baca Juga :  523 WBP Rutan Tanjung Redeb Diusulkan Dapat Remisi HUT RI ke-81

Ia menjelaskan, meskipun pendanaan saat ini masih mengandalkan APBD, DPUPR tetap berkomitmen mendukung seluruh agenda pengembangan pariwisata daerah melalui penyiapan akses jalan hingga infrastruktur pendukung lainnya.

“Setiap ada acara atau program yang berkaitan dengan pengembangan pariwisata, tetap kita dukung. Cuman di mana-mana arahnya kan kita belum tahu. Tapi pasti ada pembangunan jalan ke arah sana, seperti ke Biduk-Biduk atau wilayah lainnya,” jelasnya.

Baca Juga :  Suhu Panas Capai 38 Celcius, BPBD Berau Catat 34 Kejadian Karhuta Sepanjang Juni-Agustus

Selain akses jalan, Fendra menyebut DPUPR juga menyiapkan konsep fasilitas penunjang seperti pintu gerbang kawasan. Tak hanya itu, proyek fisik juga dipastikan menyasar kawasan kepulauan.

“Kalau Maratua ada pembangunan jalan kita tahun ini. Kalau ke Tanjung Batu saya belum ada informasi karena banyak porsi anggaran dari APBN. Tapi kalau Maratua ada,” tambahnya.

Baca Juga :  DLHK Berau Uji Teknologi Pirolisis di Derawan, Sampah Plastik Diolah Jadi Solar

Mengenai detail teknis seperti panjang ruas jalan hingga rincian titik lokasi proyek, Fendra memilih tidak berspekulasi dan menyerahkan penjelasan detail kepada pimpinan bidang terkait.

“Kalau berkaitan dengan kebijakan ada di saya. Tapi ketika bicara teknis, panjang ruas, atau rincian lokasi, itu ada di Kabid atau PPK agar informasinya akurat,” pungkasnya. (*)

Reporter: Georgie Sihaloho

Editor: Endah Agustina

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Are you human? Please solve:Captcha