Penduduk Usia Kerja Berau Capai 197 Ribu Orang

Ilustrasi. (INTERNET)

benuakaltim.co.id, BERAU– Badan Pusat Statistik (BPS) Kabupaten Berau mencatat jumlah penduduk usia kerja terus mengalami peningkatan. Pada Agustus 2024, penduduk usia kerja di Berau mencapai 197.180 orang, bertambah 3.534 orang dibanding Agustus 2023, dan bertambah 21.915 orang dibanding Agustus 2022.

Kepala BPS Berau, Yudi Wahyudin, menjelaskan dari jumlah tersebut, sebanyak 133.541 orang (67,73 persen) masuk kategori angkatan kerja.

“Sedangkan 63.639 orang termasuk bukan angkatan kerja, terdiri atas penduduk yang sekolah, mengurus rumah tangga dan melaksanakan kegiatan lainnya,” ungkapnya, Sabtu (20/9/2025).

Baca Juga :  Dukung Konektivitas di Kawasan Pariwisata, DPUPR Berau Tunggu Kepastian Arahan Dispar

“Komposisi angkatan kerja terdiri dari 126.670 orang bekerja dan 6.871 orang pengangguran,” sambungnya.

Jika dibandingkan Agustus 2023, kata dia jumlah angkatan kerja di Berau meningkat 3.980 orang, dengan rincian penduduk bekerja naik 3.516 orang dan pengangguran bertambah 464 orang.

Baca Juga :  Waspada Karhutla dan Kekeringan, BPBD Berau Larang Pembakaran Lahan di Tengah Cuaca Panas

“Sementara dibanding Agustus 2022, jumlah angkatan kerja melonjak 19.663 orang, dengan penduduk bekerja naik 18.507 orang dan pengangguran bertambah 1.156 orang,” ucapnya.

Lebih lanjut sambung dia, dari sisi Tingkat Partisipasi Angkatan Kerja (TPAK), BPS mencatat pada Agustus 2024 mencapai 67,73 persen, naik 0,82 persen poin dibanding Agustus 2023.

“Jika dirinci menurut jenis kelamin, TPAK laki-laki tercatat sebesar 86,02 persen, jauh lebih tinggi dibanding TPAK perempuan sebesar 46,32 persen,” ujarnya.

Baca Juga :  Bupati Berau Sentil Kinerja Kepala Dinas hingga Sekretaris OPD, Tegaskan Pentingnya Koordinasi

“Jika dibanding tahun sebelumnya, TPAK laki-laki justru mengalami sedikit penurunan sebesar 0,91 persen poin, sementara TPAK perempuan naik 3,00 persen poin,” tambahnya.

Menurutnya, tren ini mencerminkan semakin banyak perempuan usia kerja yang mulai aktif berkontribusi dalam kegiatan ekonom. “Ya meski masih tertinggal dibandingkan laki-laki,” pungkasnya. (*)

Reporter: Georgie Silalahi

Editor: Endah Agustina

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Are you human? Please solve:Captcha