KONI Kaltim Bentuk Kepengurusan Baru yang Lebih Ramping, Fokus pada Kinerja dan Prestasi

Konferensi pers yang dilakukan KONI Kaltim terkait kepengurusan yang bakal terbentuk.(FOTO: Aditya Setiawan)

benuakaltim.co.id, SAMARINDA – Komite Olahraga Nasional Indonesia (KONI) Kalimantan Timur resmi menyelesaikan penyusunan struktur kepengurusan baru untuk masa bakti mendatang. Setelah melalui pembahasan tim formatur, jumlah pengurus yang semula diusulkan mencapai sekitar 150 orang akhirnya dipangkas menjadi sekitar 80 orang.

Dokumen kepengurusan tersebut kini tinggal menunggu pengesahan dari KONI Pusat sebelum dilakukan pelantikan dan mulai menjalankan program kerja organisasi.

Ketua Umum KONI Kaltim, Anderiy Syachrum, mengatakan seluruh proses penyusunan berjalan lancar dan telah mendapat persetujuan dari seluruh anggota tim formatur. Menurutnya, berbagai isu yang sempat beredar terkait adanya perbedaan pandangan di internal organisasi tidak terbukti.

“Hari ini semuanya sudah selesai dan disepakati bersama. Selanjutnya akan kami kirim ke KONI Pusat untuk mendapatkan surat keputusan. Jadi isu-isu yang berkembang soal adanya konflik atau perpecahan itu tidak benar, karena sejak awal proses berjalan dengan baik,” ujarnya saat konferensi pers di Aubry Sport Center, Samarinda, Rabu (17/6/2026).

Baca Juga :  Rehabilitasi Ruas Sambera–Santan–Bontang Dilanjutkan

Anderiy menjelaskan banyaknya nama yang muncul pada tahap awal merupakan hasil dari berbagai usulan yang disampaikan cabang olahraga maupun pihak-pihak terkait. Namun, seluruh nama tersebut kemudian dievaluasi kembali untuk menyesuaikan kebutuhan organisasi.

Menurutnya, KONI Kaltim saat ini lebih membutuhkan pengurus yang benar-benar siap bekerja dibandingkan sekadar memperbesar jumlah personel dalam struktur organisasi.

“Dari awal memang kami membuka ruang untuk semua usulan. Tetapi setelah dibahas bersama, kami melihat perlu ada efisiensi agar organisasi bisa bergerak lebih efektif,” katanya.

Hasilnya, susunan kepengurusan yang terbentuk jauh lebih ringkas dibandingkan periode sebelumnya. Langkah tersebut diambil untuk memudahkan koordinasi sekaligus mempercepat pelaksanaan program pembinaan olahraga di daerah.

Baca Juga :  Rehabilitasi Ruas Sambera–Santan–Bontang Dilanjutkan

“Kami ingin organisasi ini lebih lincah dan fokus bekerja. Karena itu jumlah pengurus yang ditetapkan sekitar 80 orang,” jelasnya.

Ia menegaskan bahwa proses seleksi tidak didasarkan pada pertimbangan politik maupun kedekatan personal. Tim formatur, kata dia, lebih mengutamakan kapasitas, komitmen, dan kemampuan calon pengurus dalam mendukung pengembangan olahraga prestasi di Kalimantan Timur.

“Kami memilih orang-orang yang memang dianggap mampu bekerja dan memberikan kontribusi nyata bagi organisasi,” tegas Anderiy.

Pria yang juga menjabat General Manager Borneo FC itu turut membantah adanya praktik pembagian jabatan sebagai bentuk balas jasa kepada pihak-pihak yang mendukungnya saat proses pemilihan ketua umum berlangsung.

Menurutnya, sejak awal tidak pernah ada kesepakatan maupun janji untuk memberikan posisi tertentu kepada siapa pun.

“Semua murni berdasarkan kebutuhan organisasi. Tidak ada janji jabatan atau kesepakatan politik dalam penyusunan kepengurusan ini,” katanya.

Baca Juga :  Rehabilitasi Ruas Sambera–Santan–Bontang Dilanjutkan

Meski nama-nama pengurus telah ditetapkan, Anderiy memastikan evaluasi akan tetap dilakukan secara berkala. Pengurus yang dinilai tidak aktif atau tidak mampu menjalankan tugasnya akan dievaluasi sesuai kebutuhan organisasi.

“Kami ingin semua pengurus benar-benar bekerja. Kalau dalam beberapa bulan tidak menunjukkan kinerja yang baik, tentu akan ada evaluasi,” ujarnya.

Saat ini KONI Kaltim tinggal menunggu proses verifikasi dan penerbitan surat keputusan dari KONI Pusat. Setelah dokumen tersebut diterbitkan, pelantikan pengurus baru akan segera dilaksanakan sebagai langkah awal menjalankan program pembinaan dan persiapan menghadapi berbagai agenda olahraga mendatang.

“Mudah-mudahan proses di KONI Pusat berjalan lancar sehingga pelantikan bisa segera dilakukan dan kami bisa langsung bekerja menjalankan program-program yang sudah disiapkan,” pungkas Anderiy. (*)

Reporter: Aditya Setiawan

Editor: Ramli

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Are you human? Please solve:Captcha