benuakaltim.co.id, KUTAI TIMUR – Balai Besar Pelaksanaan Jalan Nasional (BBPJN) Kalimantan Timur melalui PPK 2.4 terus melakukan upaya preservasi infrastruktur jalan nasional. Salah satu pekerjaan yang saat ini berlangsung adalah pembangunan drainase di ruas jalan Simpang Perdau–Tepian Langsat–Batu Ampar, Kabupaten Kutai Timur.
Pembangunan drainase tersebut dilakukan untuk mengendalikan air guna menjaga stabilitas perkerasan jalan. Keberadaan drainase yang memadai diharapkan mampu mengurangi genangan saat hujan, menjaga stabilitas konstruksi jalan, serta memperpanjang usia layanan perkerasan.
Di lapangan, pekerjaan dilakukan dengan pengerjaan saluran di sisi jalan menggunakan alat berat dan tenaga kerja. Seluruh tahapan dilaksanakan sesuai spesifikasi teknis agar sistem drainase dapat berfungsi secara optimal dalam mengalirkan air menuju saluran pembuangan.
PPK 2.4 BBPJN Kalimantan Timur, Muhammad Saleh, mengatakan pembangunan saluran merupakan bagian penting dalam menjaga kemantapan jalan nasional, khususnya pada ruas Simpang Perdau–Tepian Langsat–Batu Ampar yang menjadi jalur penghubung aktivitas masyarakat dan distribusi logistik.
“Drainase merupakan salah satu elemen penting dalam preservasi jalan. Melalui pembangunan saluran ini, kami berupaya mengendalikan aliran air agar tidak menggenangi badan jalan maupun merusak struktur perkerasan. Dengan sistem drainase yang baik, kondisi jalan akan lebih awet, aman, dan nyaman digunakan oleh masyarakat,” ujar Muhammad Saleh.
Ia menambahkan, pengendalian air menjadi salah satu prioritas dalam pemeliharaan jalan nasional karena air merupakan faktor utama yang dapat mempercepat kerusakan konstruksi apabila tidak dikelola dengan baik.
“Kami terus berkomitmen menjaga kualitas ruas jalan nasional melalui berbagai pekerjaan preservasi, termasuk pembangunan saluran drainase. Harapannya, infrastruktur yang dibangun dapat memberikan pelayanan maksimal bagi pengguna jalan sekaligus mendukung kelancaran konektivitas dan pertumbuhan ekonomi di wilayah Kutai Timur,” tambahnya.
BBPJN Kalimantan Timur mengimbau para pengguna jalan untuk tetap berhati-hati saat melintasi lokasi pekerjaan, mematuhi rambu-rambu sementara yang telah dipasang, serta mengikuti arahan petugas di lapangan demi kelancaran pekerjaan dan keselamatan bersama.
Pembangunan saluran pengendali air ini diharapkan dapat meningkatkan kualitas layanan ruas Simpang Perdau–Tepian Langsat–Batu Ampar sehingga mobilitas masyarakat dan arus distribusi barang dapat berlangsung lebih lancar, terutama saat musim hujan. (*)
Editor: Ramli






