benuakaltim.co.id, BERAU – Di balik kesuksesan peningkatan kunjungan wisatawan ke Kabupaten Berau, terselip ancaman lingkungan yang serius.
Bupati Berau, Sri Juniarsih Mas, melaporkan kondisi darurat abrasi yang melanda destinasi wisata unggulan internasional, Pulau Derawan dan Maratua.
“Sepanjang tahun 2025, tercatat sebanyak 92.000 wisatawan berkunjung ke Berau. Keberadaan Jembatan Nibung yang baru selesai dinilai menjadi salah satu faktor pendongkrak aksesibilitas,” ungkapnya Sabtu (2/5/2026).
Menurutnya, kondisi Pulau Derawan saat ini sangat mengkhawatirkan dengan tingkat abrasi mencapai 15 hingga 20 meter ke arah daratan.
“Abrasi di Pulau Maratua juga telah mencapai 5 meter dan mulai merusak fasilitas umum, termasuk jalan raya,” ucapnya.
Sri Juniarsih menilai meski masalah ini sudah berulang kali disampaikan dalam berbagai forum Musrenbang sebelumnya, hingga kini belum ada langkah konkret atau realisasi penanganan dari pihak terkait.
“Kami meminta bantuan pemerintah provinsi untuk pembangunan infrastruktur pelindung pantai dan pemecah gelombang guna menyelamatkan aset wisata dunia tersebut,” pungkasnya. (*)
Reporter: Georgie Silalahi
Editor: Ramli






