benuakaltim.co.id, BERAU – Kabupaten Berau tidak hanya ingin dikenal karena keindahan alamnya, tetapi juga sebagai pusat ilmu pengetahuan.
Bupati Berau, Sri Juniarsih Mas, kini tengah mendorong penguatan regulasi di tingkat bawah untuk membuka pintu seluas-luasnya bagi riset internasional, terutama terkait potensi kawasan karst.
Sri Juniarsih menjelaskan penguatan regulasi hingga tingkat unit terkecil (Unit Pelaksana Teknis) sangat krusial.
Hal ini dilakukan agar para peneliti memiliki payung hukum yang jelas saat melakukan studi di Bumi Batiwakkal.
“Ketika kita maksimalkan regulasinya sampai ke tingkat unit (UPT), maka akan banyak sekali ilmuwan yang akan melakukan riset ke Kabupaten Berau. Ini akan mendapat perhatian dari dunia,” ungkap Sri Juniarsih dengan optimis, Sabtu (18/4/2026).
Ia meyakini hasil riset dari para ilmuwan nantinya akan memberikan dampak positif yang nyata bagi masyarakat lokal.
Namun, ia mengingatkan ambisi besar ini memerlukan kerja kolektif dari seluruh elemen masyarakat dan pemerintah.
Bupati mengajak semua pihak untuk saling menjaga dan mendoakan agar langkah-langkah pembangunan Berau diberikan kemudahan.
“Kita tidak bisa berjalan sendiri, kita harus bergerak bersama-sama, saling mengingatkan, dan saling membersamai. Semoga Allah memberikan kemudahan untuk membangun Berau yang lebih baik,” pungkasnya. (*)
Reporter: Georgie Silalahi
Editor: Ramli






