benuakaltim.co.id, BERAU – Insiden kebakaran hebat menghanguskan bangunan kantor PT Tumbu Surya yang berlokasi di Jalan H.A.R.M Ayoeb, Kabupaten Berau, Kalimantan Timur, pada Sabtu (18/4/2026) dini hari.
Api yang muncul saat warga masih terlelap tersebut menyebabkan bangunan mengalami rusak berat (RB).
Kepala Dinas Pemadaman Kebakaran dan Penyelamatan (Disdamkarmat) Kabupaten Berau, Rakhmadi Pasarakan, mengonfirmasi bahwa laporan kebakaran diterima pihaknya sekitar pukul 04.05 WITA.
“Setelah menerima laporan dari masyarakat melalui telepon, kami segera mengerahkan personel dari Mako Induk dan pos terdekat. Tim tiba di lokasi pada pukul 04.25 WITA dan langsung melakukan lokalisir api agar tidak merambat ke bangunan sekitar,” ujar Rakhmadi saat dikonfirmasi, Sabtu (18/4/2026).
Berdasarkan keterangan saksi di lapangan, api pertama kali disadari oleh penjaga kantor PT Tumbu Surya sekitar pukul 03.50 WITA.
Kobaran api dilaporkan muncul secara mendadak dari bagian atas plafon kamar tengah kantor tersebut.
Rakhmadi menjelaskan konstruksi bangunan dan material di dalam kantor membuat api cepat membesar.
Pihaknya mengerahkan sedikitnya 6 unit armada pemadam untuk menjinakkan si jago merah, termasuk unit water supply dari Gunung Tabur dan Teluk Bayur.
“Total ada enam unit yang kami terjunkan, termasuk unit dalkarhutla dan bantuan dari pos wilayah. Sumber air kami maksimalkan dari ground tank di sekitar lokasi,” tambah Rakhmadi.
Meskipun tidak ada korban jiwa dalam peristiwa ini, kerugian materil diperkirakan cukup besar mengingat luas area yang terbakar mencapai 12 x 16 meter.
Seluruh bangunan kantor milik H. Bambang tersebut kini dalam kondisi rusak berat.
Mengenai penyebab pasti kebakaran, pihak Disdamkarmat masih melakukan investigasi lebih lanjut bersama pihak kepolisian.
Namun, dugaan awal mengarah pada masalah kelistrikan.
“Dugaan sementara akibat korsleting listrik. Titik api berasal dari plafon kamar tengah. Saat ini api sudah berhasil dipadamkan sepenuhnya dan situasi di lokasi dinyatakan aman terkendali pada pukul 04.56 WITA,” tegas Rakhmadi.
Meski penanganan berjalan sukses, Rakhmadi tidak menampik adanya kendala teknis di lapangan, terutama terkait jumlah personel yang terbatas saat kejadian berlangsung.
Namun, berkat kesigapan Regu 4 yang bertugas, api tidak sempat meluas ke pemukiman warga lainnya.
Hingga berita ini diturunkan, petugas masih melakukan pendinginan di lokasi untuk memastikan tidak ada titik api (SME) yang tersisa. (*)
Reporter: Georgie Silalahi
Editor: Ramli






