benuakaltim.co.id, SAMARINDA – Pemerintah Kota Samarinda memastikan Teras Samarinda Tahap II segera dibuka untuk masyarakat. Kawasan yang membentang dari depan Kantor Gubernur Kaltim hingga Dermaga Mahakam Ilir di sekitar Masjid Raya Darussalam itu dijadwalkan diresmikan pada Sabtu (29/8/2026).
Jadwal tersebut dimajukan tiga hari dari rencana sebelumnya pada 1 September 2026.
Kepastian itu disampaikan Wali Kota Samarinda Andi Harun saat meninjau langsung kawasan Teras Samarinda II, Senin (25/8/2026) malam.
Andi mengatakan, secara umum kawasan tersebut sudah siap digunakan meski masih terdapat sejumlah pekerjaan minor yang tengah diselesaikan.
“InsyaAllah tanggal 29 akan ada peresmian. Malam ini kita melakukan pengecekan akhir untuk peresmian Teras tahap II segmen 2, 3, dan 4,” kata Andi.
Pekerjaan yang masih berlangsung lebih banyak berkaitan dengan penyempurnaan fasilitas dan estetika. Di antaranya penggantian sejumlah bagian rumput, pemasangan sprinkler serta perbaikan elemen arsitektur pada beberapa bangunan.
Meski telah dibuka, pekerjaan penyempurnaan dan pemeliharaan kawasan tetap akan berjalan. Tanggung jawab pemeliharaan nantinya berada di bawah Dinas Pekerjaan Umum (PU) bersama penyedia jasa.
Sementara itu, Segmen 1 Teras Samarinda II yang menghubungkan kawasan tersebut dengan Teras Samarinda I masih dalam tahap pengerjaan.
Segmen tersebut ditargetkan selesai pada Desember 2026 dan diharapkan bisa diresmikan sebelum pergantian tahun.
Kebersihan hingga Parkir Mulai Diatur
Pemkot Samarinda juga mulai menyiapkan pola pengelolaan kawasan setelah Teras Samarinda II dibuka untuk publik.
Salah satu yang menjadi perhatian adalah kebersihan. Mengingat kawasan tahap II mencakup tiga segmen, Pemkot sementara membagi tugas dengan melibatkan Dinas Lingkungan Hidup (DLH) dan Dinas Perhubungan (Dishub) Samarinda.
Persoalan parkir juga menjadi bagian dari penataan. Pemkot akan memasang pagar di depan Pasar Pagi guna mencegah median jalan dimanfaatkan sebagai tempat parkir kendaraan.
Sebagai gantinya, pengunjung akan diarahkan menggunakan area basement gedung Pasar Pagi baru.
Meski jarak lokasi parkir dengan Teras Samarinda cukup jauh, Andi menilai hal tersebut tidak menjadi persoalan.
Menurutnya, Teras Samarinda memang dirancang sebagai ruang publik dan kawasan rekreasi keluarga yang mendorong masyarakat untuk berjalan kaki dan beraktivitas fisik.
“Ini ruang publik untuk keluarga dan pengunjung. Rekreasi juga membutuhkan gerakan fisik sambil berolahraga,” demikian Andi Harun.
Dengan dibukanya Segmen 2, 3, dan 4 pada 29 Agustus mendatang, masyarakat Samarinda kini memiliki tambahan ruang publik di tepian Sungai Mahakam yang dapat dimanfaatkan untuk bersantai, berolahraga maupun menikmati suasana kawasan sungai. (*)
Reporter: Aditya Setiawan
Editor: Ramli






