benuakaltim.co.id, SAMARINDA – Pemerintah Provinsi Kalimantan Timur memastikan pelayanan dasar masyarakat tetap menjadi prioritas utama meski daerah tengah menghadapi penyesuaian kondisi keuangan. Sektor kesehatan, pendidikan, hingga infrastruktur dipastikan tidak akan terdampak oleh kebijakan efisiensi anggaran.
Penegasan tersebut disampaikan Gubernur Kaltim Rudy Mas’ud usai meninjau kondisi pelayanan di RSUD Abdul Wahab Sjahranie (AWS) Samarinda, Selasa (23/6/2026).
Menurut Rudy, bersama Wakil Gubernur dan Sekretaris Daerah, Pemprov Kaltim terus menyusun langkah strategis agar program-program yang bersentuhan langsung dengan masyarakat tetap berjalan optimal. Salah satu yang menjadi perhatian adalah percepatan operasional RS Pandurata untuk mendukung layanan kesehatan.
“Yang jelas dengan situasi kondisi keuangan pada dasarnya tidak mengganggu untuk layanan dasar. Semuanya kita perbaiki dengan skala prioritas yang akan segera kita utamakan,” ujar Rudy Mas’ud.
Ia menegaskan, kebijakan pengelolaan anggaran akan difokuskan pada kebutuhan yang paling mendesak dan memberikan manfaat langsung bagi masyarakat. Karena itu, layanan kesehatan, pendidikan, dan pembangunan infrastruktur dasar tetap menjadi prioritas pemerintah daerah.
Rudy juga memastikan berbagai upaya peningkatan kualitas pelayanan publik terus dilakukan. Selain mempercepat operasional RS Pandurata, Pemprov Kaltim juga menyiapkan pembenahan sejumlah fasilitas kesehatan untuk meningkatkan kenyamanan dan kualitas layanan bagi masyarakat.
Dengan pendekatan berbasis skala prioritas, Pemprov Kaltim optimistis pelayanan dasar tetap terjaga di tengah tantangan fiskal yang dihadapi daerah. Pemerintah pun berkomitmen memastikan hak masyarakat terhadap layanan kesehatan, pendidikan, dan infrastruktur tetap terpenuhi secara maksimal. (*)
Reporter: Aditya Setiawan
Editor: Ramli






