benuakaltim.co.id, SAMARINDA – Pemerintah Provinsi Kalimantan Timur mulai menyalurkan puluhan ribu paket perlengkapan sekolah gratis bagi pelajar SMA, SMK, dan SLB di seluruh Kaltim.
Program tersebut menjadi bagian dari realisasi program prioritas Jospol Pendidikan Tahun Anggaran 2026. Gubernur Kaltim Rudy Mas’ud menargetkan seluruh bantuan dapat diterima siswa sebelum penghujung tahun.
“Semoga sebelum akhir tahun sudah diterima para siswa dan siswi kita se-Kaltim,” kata Rudy di Samarinda, Jumat (15/8/2026).
Bantuan diberikan untuk sekolah negeri maupun swasta melalui mekanisme pengadaan barang dan jasa secara elektronik atau E-Purchasing.
Total paket yang disiapkan mencapai 63.548 paket, dengan rincian 34.389 paket untuk jenjang SMA/MA yang tersebar di 332 sekolah, 28.308 paket untuk 208 SMK, serta 851 paket untuk 36 SLB.
Penyaluran awal telah dilakukan di sejumlah sekolah.
Untuk jenjang SMA, sebanyak 535 paket telah didistribusikan ke SMA Negeri 10 Samarinda.
Pelaksana Tugas Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Disdikbud) Kaltim, Armin, mengatakan distribusi tahap awal juga menyasar SMA Negeri 2 Sangatta di Kutai Timur sebanyak 36 paket dan SMA Negeri 3 Tenggarong di Kutai Kartanegara sebanyak 143 paket.
Sementara untuk jenjang SLB, distribusi sebanyak 851 paket dijadwalkan mulai berlangsung pada akhir Agustus 2026.
Adapun penyaluran tahap awal untuk SMK diprioritaskan di Balikpapan dan Samarinda pada pekan kedua September 2026. Balikpapan mendapat alokasi 5.216 paket, sedangkan Samarinda sebanyak 7.833 paket.
Armin menjelaskan setiap paket terdiri dari pakaian putih abu-abu, sepatu, dan tas. Saat ini sebagian perlengkapan masih dalam proses produksi oleh pihak penyedia.
“Pendistribusian dilakukan secara bertahap, dikarenakan proses pekerjaan dan pendistribusian dilakukan langsung oleh penyedia ke seluruh satuan pendidikan yang tersebar di 10 kabupaten/kota di Provinsi Kalimantan Timur,” jelasnya.
Pemprov Kaltim memastikan proses distribusi terus dipercepat agar bantuan dapat segera dimanfaatkan para pelajar.
Program Jospol Pendidikan sendiri merupakan salah satu program unggulan Pemprov Kaltim di bawah kepemimpinan Rudy Mas’ud.
Program ini mencakup penyediaan fasilitas sekolah gratis seperti seragam, sepatu, dan tas, sekaligus peningkatan kesejahteraan guru melalui pemberian insentif bulanan.
Program tersebut mulai dilaksanakan pada 25 Juni 2025. Jika pada tahap awal fokusnya diarahkan pada pemberian insentif bagi guru honorer dan tenaga pendidik keagamaan, maka pada 2026 perhatian program diperluas pada percepatan pemenuhan perlengkapan sekolah gratis bagi pelajar di Kaltim. (*)
Reporter: Aditya Setiawan
Editor: Ramli






