benuakaltim.co.id, SAMARINDA – Perjalanan sejumlah relawan pemadam kebakaran menuju lokasi kebakaran di kawasan Jalan Pangeran Antasari, Samarinda, berakhir dengan kecelakaan. Mobil pick-up yang membawa personel dan peralatan pemadaman milik Satuan Relawan Bakti Putra terbalik di Jalan Gajah Mada, tepat di depan Markas Korem 091/Aji Surya Natakesuma (ASN), Sabtu (17/10/2026) pagi.
Insiden yang terjadi sekitar pukul 06.00 WITA itu mengakibatkan tiga orang relawan mengalami luka-luka. Salah satu korban yang berada di bak belakang mobil dilaporkan mengalami luka cukup serius di bagian kepala dan harus segera dilarikan ke rumah sakit.
Sebelum kecelakaan terjadi, kendaraan tersebut berangkat dari markas relawan di Jalan Lambung Mangkurat dengan membawa mesin serta perlengkapan pemadam kebakaran. Mobil dikemudikan Muhammad Evan bersama dua rekannya untuk menuju lokasi kebakaran yang dikenal sebagai TKP 65.
Evan menuturkan, kecelakaan bermula ketika mobil melintas di atas jembatan dan hendak berpindah ke gigi tiga. Namun, kendaraan mendadak kehilangan kendali setelah ban diduga selip ke arah kanan.
“Kejadiannya waktu di atas jembatan, posisi sudah mau masuk gigi tiga. Tapi tiba-tiba ban mobil selip ke arah kanan. Pas saya banting setir ke kiri sambil menginjak rem, mobil langsung hilang keseimbangan dan terbalik,” ungkap Evan saat ditemui di lokasi kejadian.
Saat kejadian, terdapat tiga orang di dalam kendaraan tersebut. Evan berada di bagian depan sebagai pengemudi, sementara dua relawan lainnya berada di bagian belakang mobil.
Benturan ketika kendaraan terguling membuat para relawan mengalami luka. Evan dan seorang rekannya yang berada di bagian depan dilaporkan mengalami luka ringan serta syok akibat kecelakaan tersebut.
Sementara itu, seorang relawan yang berada di bak belakang mengalami cedera lebih serius, terutama pada bagian kepala. Korban kemudian dievakuasi oleh warga bersama relawan lain yang melintas di lokasi kejadian.
Korban selanjutnya dibawa ke Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Abdul Wahab Sjahranie (AWS) Samarinda untuk mendapatkan penanganan medis darurat.
Kecelakaan tersebut juga sempat menghambat arus lalu lintas di Jalan Gajah Mada. Posisi mobil yang terbalik dan melintang di badan jalan membuat pengguna jalan harus memperlambat laju kendaraan.
Proses evakuasi melibatkan puluhan relawan gabungan di Samarinda serta personel TNI dari Korem 091/ASN. Dengan bantuan sejumlah pihak, kendaraan yang mengalami kecelakaan akhirnya berhasil dipindahkan dari badan jalan sekitar pukul 07.46 WITA.
Setelah proses evakuasi selesai, arus lalu lintas di kawasan tersebut kembali normal dan lancar.
Hingga berita ini ditulis, kecelakaan tunggal tersebut masih dalam penanganan kepolisian setempat untuk pemeriksaan lebih lanjut, termasuk memastikan penyebab pasti kendaraan kehilangan kendali.
Peristiwa ini menjadi pengingat akan risiko yang dihadapi para relawan saat bergerak menuju lokasi bencana. Di tengah upaya membantu masyarakat, keselamatan personel dan penggunaan kendaraan yang aman tetap menjadi hal penting dalam setiap perjalanan menuju lokasi pemadaman. (*)
Reporter: Aditya Setiawan
Editor: Ramli






