benuakaltim.co.id, KUKAR – Ketua Umum Persekutuan Dayak Kalimantan Timur (PDKT) Syaharie Ja’ang mengajak masyarakat, khususnya keluarga besar masyarakat adat Dayak, untuk bersama-sama menjaga keamanan dan kondusivitas di Kecamatan Tabang, Kabupaten Kutai Kartanegara (Kukar).
Imbauan tersebut disampaikan menyusul situasi yang terjadi di Tabang. Syaharie menyampaikan duka cita sekaligus empati kepada masyarakat yang terdampak musibah tersebut.
Ia meminta masyarakat tidak mudah terprovokasi oleh informasi maupun situasi yang berpotensi memperkeruh keadaan.
“Kami menyampaikan rasa duka cita dan empati yang mendalam atas musibah serta situasi yang menimpa saudara-saudara kita di Kecamatan Tabang. Kami mengajak seluruh keluarga besar warga adat Dayak, para tokoh pemuda, tokoh adat, dan seluruh masyarakat untuk bersama-sama menjaga kondusivitas, menahan diri, serta mengutamakan kedamaian,” tegasnya.
Menurut Syaharie, kondisi yang terjadi sebaiknya tidak diperbesar dengan tindakan yang justru dapat memunculkan persoalan baru. Persatuan dan rasa persaudaraan antarwarga dinilai menjadi hal penting untuk dijaga.
Ia juga mendorong para tokoh adat, tokoh masyarakat, dan tokoh pemuda agar mengambil peran aktif dalam menjaga situasi tetap aman.
Menurutnya, keberadaan para tokoh di tengah masyarakat dapat membantu memberikan pemahaman sekaligus meredam berbagai isu yang berkembang.
Syaharie berharap setiap persoalan yang muncul dapat diselesaikan melalui komunikasi dan jalur yang baik, bukan dengan tindakan yang berpotensi memperbesar konflik.
“Mari kita jaga persatuan, kedamaian, dan kondusivitas bersama. Jangan sampai situasi yang terjadi justru menimbulkan persoalan baru di tengah masyarakat,” pesannya. (*)
Reporter: Aditya Setiawan
Editor: Ramli






