benuaktim.co.id, SAMARINDA – Fraksi PDI Perjuangan DPRD Kalimantan Timur memastikan akan terus mengawal usulan hak angket yang dijadwalkan dibahas dalam rapat paripurna DPRD Kaltim. Sebagai salah satu pengusul, PDIP menilai hak angket merupakan instrumen penting dalam menjalankan fungsi pengawasan legislatif terhadap penyelenggaraan pemerintahan daerah.
Wakil Ketua DPRD Kaltim, Ananda Emira Moeis, mengatakan partainya memiliki komitmen untuk memperjuangkan usulan tersebut hingga seluruh tahapan pembahasannya selesai.
“PDI Perjuangan merupakan salah satu fraksi yang mengusulkan hak angket. Kami siap membawa dan memperjuangkan hak angket tersebut dalam rapat paripurna,” kata Ananda, Senin (1/6/2026).
Politisi yang akrab disapa Nanda itu menjelaskan, langkah mendorong penggunaan hak angket tidak didasari kepentingan politik semata. Menurutnya, upaya tersebut dilakukan untuk mendorong perbaikan tata kelola pemerintahan, khususnya dalam aspek pembangunan dan penganggaran daerah.
Ia menilai semangat yang dibangun Fraksi PDIP sejalan dengan harapan masyarakat yang menginginkan proses perencanaan dan pelaksanaan pembangunan di Kalimantan Timur berjalan lebih baik dan transparan.
“Yang perlu digarisbawahi adalah semangat kami sama dengan semangat teman-teman dan masyarakat, yakni menginginkan perubahan yang lebih baik ke depan dalam rangka penganggaran dan pembangunan Kaltim,” ujarnya.
Sebelumnya, DPRD Kaltim telah melakukan konsultasi ke pemerintah pusat untuk mendapatkan masukan terkait mekanisme pelaksanaan hak angket. Dalam kegiatan tersebut, Ananda hadir sebagai perwakilan Fraksi PDIP.
Menanggapi pertanyaan mengenai kehadiran unsur pimpinan fraksi dalam konsultasi tersebut, ia menegaskan kehadirannya sudah mewakili fraksi sehingga tidak seluruh pimpinan harus ikut dalam agenda itu.
“Waktu itu sudah diwakilkan. Ada saya yang hadir mewakili fraksi,” jelasnya.
Menjelang rapat hak angket yang direncanakan berlangsung pada 10 Juni mendatang, Nanda optimistis seluruh anggota Fraksi PDIP akan hadir. Kehadiran anggota dewan dinilai penting untuk memenuhi kuorum sekaligus memastikan proses pengambilan keputusan dapat berjalan sesuai ketentuan.
Meski belum ada pembahasan khusus dalam rapat internal fraksi setelah pelaksanaan Badan Musyawarah (Banmus) dan paripurna, ia memastikan seluruh anggota telah menyesuaikan jadwal setelah masa reses berakhir.
“Setelah Banmus dan rapat paripurna tadi memang belum ada rapat fraksi. Namun tentunya semua akan hadir. Jadwalnya juga sudah disesuaikan setelah masa reses, sehingga seluruh anggota sudah berada di Samarinda,” katanya.
Ia menegaskan Fraksi PDIP akan terus mengawal agenda hak angket sebagai bagian dari tanggung jawab DPRD dalam menjalankan fungsi pengawasan serta memastikan pembangunan daerah berjalan sesuai prinsip akuntabilitas dan kepentingan masyarakat Kalimantan Timur. (*)
Reporter: Aditya Setiawan
Editor: Ramli






