PAW Kursi DPRD Berau Belum Dibahas, Hanura Fokus Cari Ketua DPC Baru

FOTO BERSAMA: Jajaran Pengurusan Cabang Hanura Kabupaten Berau yang ketika itu turut diikuti oleh almarhum Ketua DPC Hanura Kabupaten Berau Suriansyah saat menghadiri Muscab IV Pelantikan Pengurus Hanura. (ISTIMEWA)

benuakaltim.co.id, BERAU – Dewan Pimpinan Cabang (DPC) Partai Hanura Kabupaten Berau hingga kini belum membahas mekanisme Penggantian Antarwaktu (PAW) untuk mengisi kekosongan kursi di DPRD Berau. Kursi tersebut diketahui kosong setelah ditinggalkan oleh almarhum Suriansyah.

Alih-alih mengurus pengisian jabatan di legislatif, internal partai berlambang corong tersebut saat ini justru tengah memprioritaskan proses penentuan sosok baru untuk menakhodai Ketua DPC Hanura Berau.

Sekretaris DPC Hanura Berau, Nasri Arfandhy, menegaskan hingga saat ini belum ada satu pun rapat internal yang digelar khusus untuk membahas PAW anggota DPRD tersebut.

Baca Juga :  Berlibur ke Maratua, Lansia Asal Jakarta Timur Ditemukan Meninggal Dunia di Hutan Kelapa

“Masih belum dibahas, karena fokus kami sekarang masih ke arah pengganti ketua DPC,” ujar Nasri saat dikonfirmasi, Rabu (15/7/2026).

Nasri menjelaskan, penetapan Ketua DPC Hanura Berau yang baru akan dilakukan melalui mekanisme Musyawarah Cabang Luar Biasa (Muscablub). Agenda krusial ini dijadwalkan bakal berlangsung pada Ahad (19/7/2026) mendatang.

Baca Juga :  Peningkatan Suhu Ganggu Produktivitas Budidaya Air Payau di Berau

Menurutnya, partai baru akan bergerak menyelesaikan agenda-agenda krusial lainnya, termasuk terkait proses PAW anggota DPRD Berau, setelah struktur nakhoda baru partai rampung terbentuk.

“Rencana Minggu nanti kami Muscablub. Baru setelah itu, kami bisa membahas ketua baru dan agenda berikutnya,” kata dia.

Kendati jadwal Muscablub sudah di depan mata, DPC Hanura Berau nyatanya masih harus bersabar. Hingga kini, mereka masih menunggu turunnya surat rekomendasi dari Dewan Pimpinan Pusat (DPP) Hanura terkait nama-nama calon yang direstui maju sebagai ketua.

Baca Juga :  Kemarau Panjang Picu Intrusi Air Laut, Kadar Keasinan IPA Gurimbang Capai 1.700 PPM

Oleh karena itu, Nasri mengaku masih enggan membeberkan siapa saja kader potensial yang berpeluang menggantikan posisi yang ditinggalkan almarhum Suriansyah, baik di internal partai maupun di parlemen.

“Masih menunggu rekomendasi DPP. Nanti saat Muscablub baru akan diketahui siapa saja figur yang akan maju,” pungkasnya. (*)

Reporter: Georgie Sihaloho

Editor: Endah Agustina

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Are you human? Please solve:Captcha