Pemprov Kaltim Sempurnakan Program Gratispol Pendidikan

Kepala Biro Kesejahteraan Rakyat (Kesra) Setda Provinsi Kaltim, Dasmiah. (FOTO: Aditya Setiawan)

benuakaltim.co.id, SAMARINDA – Pemerintah Provinsi Kalimantan Timur terus melakukan evaluasi dan penyempurnaan terhadap pelaksanaan Program Gratispol Pendidikan guna memastikan bantuan pendidikan dapat tersalurkan secara tepat sasaran dan mudah diakses oleh mahasiswa yang berhak menerimanya.

Program yang menjadi salah satu unggulan Pemprov Kaltim di sektor pendidikan ini diharapkan mampu meringankan beban biaya kuliah sekaligus meningkatkan kualitas sumber daya manusia (SDM) daerah dalam menghadapi tantangan pembangunan di masa depan.

Kepala Biro Kesejahteraan Rakyat (Kesra) Setda Provinsi Kaltim, Dasmiah, mengatakan pemerintah terus memperluas sosialisasi kepada perguruan tinggi maupun mahasiswa agar mekanisme pelaksanaan program dapat dipahami secara menyeluruh.

Baca Juga :  102 Sekolah di Kaltim Rampung Direvitalisasi, 21 Satuan Pendidikan Nunggu Giliran

Menurutnya, pemahaman mengenai persyaratan, prosedur pendaftaran, hingga sistem penyaluran bantuan menjadi faktor penting agar pelaksanaan program berjalan optimal.

“Kami sudah melakukan sosialisasi ke kampus-kampus dan kepada mahasiswa. Program ini diperuntukkan bagi mahasiswa yang memenuhi persyaratan, sehingga mereka perlu memahami mekanisme dan ketentuan yang berlaku,” katanya.

Ia menjelaskan, sejumlah kendala yang ditemui selama implementasi program sebagian besar disebabkan oleh kurangnya pemahaman mahasiswa terkait alur pendaftaran dan komponen biaya pendidikan yang dapat dibiayai melalui Gratispol Pendidikan.

Karena itu, Pemprov Kaltim akan terus meningkatkan pendampingan serta penyebaran informasi kepada calon penerima manfaat sehingga proses pengajuan bantuan dapat berlangsung lebih efektif dan tidak menimbulkan kesalahpahaman.

Baca Juga :  Dinkes Kaltim Dorong Rumah Sakit Perkuat Budaya Keselamatan Pasien

“Kami akan terus melakukan pendampingan serta memberikan informasi yang jelas kepada mahasiswa agar proses pengajuan bantuan pendidikan dapat berjalan lancar dan sesuai ketentuan yang berlaku,” ujarnya.

Dasmiah menegaskan setiap bantuan yang diberikan melalui Program Gratispol Pendidikan disalurkan berdasarkan data yang diajukan mahasiswa dan telah melalui proses verifikasi oleh masing-masing perguruan tinggi.

Menurutnya, program tersebut tidak hanya berfungsi sebagai bantuan pembiayaan kuliah, tetapi juga merupakan investasi jangka panjang pemerintah daerah dalam mencetak generasi muda yang unggul, kompetitif, dan siap berkontribusi terhadap pembangunan Kalimantan Timur.

Baca Juga :  Dispora Kaltim Dorong Reformasi Pembinaan Olahraga di Tengah Tekanan Efisiensi Anggaran

“Program Gratispol Pendidikan diharapkan mampu menjadi salah satu instrumen strategis pemerintah daerah dalam membangun SDM yang unggul, berdaya saing, dan siap menghadapi tantangan pembangunan di masa depan,” jelasnya.

Melalui berbagai penyempurnaan yang terus dilakukan, Pemprov Kaltim berharap semakin banyak mahasiswa dapat memanfaatkan Program Gratispol Pendidikan sehingga akses terhadap pendidikan tinggi semakin terbuka bagi masyarakat di seluruh wilayah Kalimantan Timur.

“Sehingga kesempatan untuk mengenyam pendidikan tinggi menjadi lebih terbuka bagi seluruh masyarakat,” pungkasnya. (*)

Reporter: Aditya Setiawan

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Are you human? Please solve:Captcha