“Berdasarkan data rekapitulasi pada 13-30 Maret 2026, bandara ini sukses melayani puluhan ribu pemudik dengan angka pertumbuhan yang positif. Ada kenaikan sebesar sembilan persen dari catatan tahun sebelumnya,” jelas Kepala Kantor Unit Penyelenggara Bandar Udara (UPBU) Kelas I APT Pranoto Samarinda, I Kadek Yuli Sastrawan, di Samarinda, Sabtu.
Kadek memaparkan, tumbuhnya minat masyarakat menggunakan moda transportasi udara di Samarinda juga mendongkrak pergerakan pesawat yang tercatat 416 pergerakan penerbangan yang mengudara dan mendarat di landasan APT Pranoto, naik 16 persen dibandingkan periode yang sama tahun 2025.
Meski pergerakan pesawat dan penumpang naik, sektor logistik justru anjlok dengan pergerakan kargo terpantau mengalami penurunan sebesar 16 persen menjadi 164.508 kilogram selama masa angkutan Lebaran tahun ini.
Dalam melayani lonjakan puluhan ribu penumpang tersebut, pihak bandara rupanya telah mematangkan infrastruktur dan sistem pengawasan sejak jauh hari.
Kadek bersyukur seluruh rangkaian penerbangan selama masa mudik dan arus balik tahun ini dapat terlaksana dengan aman dan lancar tanpa kendala berarti.
Selain menerjunkan personel keamanan gabungan dan petugas pelayanan untuk memandu pemudik, pihak pengelola juga tidak main-main soal standar keselamatan.
“Aspek standar keselamatan penerbangan mutlak dijadikan prioritas utama yang tidak bisa ditawar sedikit pun dalam setiap tahapan proses inspeksi kelaikan udara armada pesawat,” tegasnya.
Meningkatnya animo dan kepercayaan masyarakat ini, lanjutnya, menjadi motivasi bagi pihak pengelola untuk terus berinovasi.
“Seluruh jajaran staf bandara mengucapkan terima kasih kepada masyarakat yang telah menggunakan jasa kami. Mohon doa agar kami dapat terus memberikan pengalaman perjalanan yang aman, nyaman, serta menyenangkan,” demikian Kadek.
Sumber : Antara






