Dekranasda Berau Upgrade Keterampilan Pengrajin lewat Pelatihan Limbah Kelapa

Kegiatan pelatihan kerajinan limbah kelapa yang digelar Dekranasda Berau di Pendopo Kecamatan Pulau Derawan (ISTIMEWA)

benuakaltim.co.id, BERAU – Pemanfaatan limbah kelapa di kawasan wisata kembali didorong menjadi produk bernilai ekonomi melalui pelatihan kerajinan yang digelar di Pendopo Kecamatan Pulau Derawan, Jumat (29/5/2026) kemarin

Ketua Dekranasda Berau, Edy Siswanto, mengatakan pelatihan tersebut menjadi salah satu langkah untuk meningkatkan keterampilan masyarakat dalam memperkuat ekonomi kreatif berbasis sumber daya alam lokal.

Baca Juga :  Proyek Tambang Besar di Berau Dikabarkan Tutup Agustus Mendatang

Ia menyebut, limbah kayu maupun pohon kelapa di wilayah Kecamatan Pulau Derawan masih belum dimanfaatkan secara optimal.

“Melalui pelatihan ini, peserta dilatih mengolah limbah kelapa menjadi produk yang memiliki nilai jual,” ujarnya Sabtu (30/5/2026).

Ia menegaskan, program pelatihan kerajinan tersebut telah dirancang untuk terus didukung agar para pengrajin di kampung-kampung mampu meningkatkan kualitas produk yang dihasilkan.

Baca Juga :  7 Hari Hilang di Hutan Meraang, Dua Petani Kampung Tumbit Ditemukan Selamat

“Kita ingin mengupgrade keterampilan para pengrajin agar bisa menciptakan produk bernilai tinggi dan mampu menopang ekonomi Berau,” katanya.

Sementara itu, Camat Pulau Derawan, Arianto, menyebut pelatihan semacam ini sangat dibutuhkan masyarakat, khususnya di kawasan destinasi wisata.

Menurutnya, Kecamatan Pulau Derawan sebagai salah satu tujuan wisata unggulan memiliki peluang besar dalam pengembangan produk kerajinan khas daerah yang dapat menjadi daya tarik tambahan bagi wisatawan.

Baca Juga :  APAR Cuma Jadi Pajangan, Disdamkarmat Soroti Lemahnya Proteksi Kebakaran di Berau

Ia berharap seluruh peserta dapat mengikuti pelatihan dengan serius dan terus mengembangkan keterampilan yang diperoleh setelah kegiatan selesai.

“Pelatihan ini diharapkan bisa menambah pengalaman sekaligus memberikan nilai tambah, baik bagi individu maupun produk yang dihasilkan,” pungkasnya. (*)

Reporter: Georgie Silalahi

Editor: Ramli

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Are you human? Please solve:Captcha