Pendapatan Berau 2026 Tembus Rp 580 Miliar, Target Rp 2,7 Triliun Dinilai Aman

Kepala Badan Pendapatan Daerah (Bapenda) Kabupaten Berau, Djupiansyah. (ISTIMEWA)

benuakaltim.co.id, BERAU– Pemerintah Kabupaten Berau, Kalimantan Timur, memasang target yang cukup besar untuk Pendapatan Daerah pada Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD) tahun anggaran 2026.

Tidak main-main, angka yang dibidik menyentuh Rp 2,7 triliun. Lantas, bagaimana realisasi di lapangan memasuki awal tahun ini? Apakah target jumbo tersebut realistis untuk dicapai, atau justru membayangi keuangan daerah?

Kepala Badan Pendapatan Daerah (Bapenda) Kabupaten Berau, Djupiansyah, memberikan titik terang mengenai kondisi riil keuangan Berau saat ini.

Ia mengungkapkan, performa realisasi pendapatan daerah pada trwulan pertama tahun 2026 menunjukkan tren yang sangat positif dan berada dalam jalur yang aman.

Baca Juga :  13 Sapi Kurban Bantuan Presiden Tiba di Kaltim, Libatkan Peternak Lokal

“Kalau kita melihat pendapatan kita untuk tahun 2026, target di APBD itu kan Rp 2,7 triliun. Nah, realisasi kita (saat ini) itu sudah mencapai Rp 580 miliar,” sebut Djupiansyah saat dikonfirmasi, Senin (18/5/2026).

Djupiansyah memaparkan, jika dipersentasekan, realisasi pendapatan daerah Kabupaten Berau saat ini sudah menyentuh angka 21 persen. Angka ini dinilai sudah melampaui target minimal yang ditetapkan untuk periode awal tahun.

Menurutnya, berdasarkan skema anggaran kas pendapatan yang telah disusun, target untuk trwulan pertama dipatok sebesar 20 persen. Dengan capaian saat ini yang berada di angka 21 persen, Bapenda Berau sukses memenuhi kewajibannya.

Baca Juga :  Transaksi Digital Digalakkan, TPI Berau Kini Berlakukan QRIS

“Jadi kalau anggaran kas kita, anggaran kas pendapatan, itu trwulan pertama itu targetnya 20 persen. Nah, ini sudah terpenuhi. Berarti dari sisi keamanan pendapatan dan belanja, kita itu sudah aman untuk trwulan I,” tuturnya.

Lebih lanjut, Djupiansyah menjelaskan struktur pendapatan daerah Kabupaten Berau ditopang oleh dua sektor utama, yakni Pendapatan Asli Daerah (PAD) serta Dana Transfer, baik yang dikucurkan oleh Pemerintah Pusat maupun Pemerintah Provinsi.

Khusus untuk sektor PAD, Pemkab Berau memasang target sebesar Rp 450 miliar untuk tahun ini. Hingga saat ini, realisasi PAD telah menyentuh angka Rp 67 miliar atau sekitar 15 persen dari target.

Baca Juga :  Pasar Murah Nelayan Berau Diserbu Warga, Ketua HNSI: Ludes 6 Ton

Melihat modal awal yang baik di trwulan I, Djupiansyah optimis target-target pada triwulan berikutnya akan dapat dicapai sesuai dengan tahapan yang ada.

“Nanti target kita untuk anggaran kas di triwulan kedua itu 50 persen, kemudian triwulan ketiga 75 persen, dan ditutup 100 persen di akhir tahun. Jadi kalau dari sisi ini, kita aman,” pungkasnya. (*)

Reporter: Georgie Silalahi

Editor: Endah Agustina

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Are you human? Please solve:Captcha