benuakaltim.co.id, SAMARINDA – Upaya preservasi jalan dan jembatan pada ruas Gunung Tabur–Usiran–Tanjung Batu terus diintensifkan. Pekerjaan difokuskan pada pembangunan bahu jalan yang berfungsi sebagai penopang struktur perkerasan sekaligus ruang aman bagi kendaraan saat kondisi darurat.
Proyek ini menjadi bagian penting dalam menjaga kualitas infrastruktur jalan nasional di wilayah tersebut, terutama untuk menunjang kelancaran mobilitas masyarakat dan distribusi logistik.
PPK 2.7 BBPJN Kaltim, Puput Setya Nugroho, menegaskan bahwa percepatan pekerjaan dilakukan untuk memastikan jalan tetap dalam kondisi mantap dan aman dilalui.
“Kami terus mengintensifkan pekerjaan, khususnya pada bahu jalan karena fungsinya sangat vital. Selain menopang struktur perkerasan, bahu jalan juga menjadi ruang darurat bagi pengguna jalan,” ujarnya.
Ia menambahkan, pengerjaan dilakukan secara bertahap dengan memperhatikan kondisi lapangan agar hasilnya maksimal dan tahan lama.
Dengan percepatan tersebut, diharapkan ruas jalan Gunung Tabur–Usiran–Tanjung Batu dapat memberikan kenyamanan dan keselamatan lebih bagi para pengguna jalan, sekaligus memperkuat konektivitas antarwilayah di Kabupaten Berau. (*)
Reporter: Aditya Setiawan
Editor: Ramli






