benuakaltim.co.id, BERAU – Komisi II Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kabupaten Berau berencana memanggil jajaran direksi Badan Usaha Milik Daerah (BUMD) atau Perusahaan Daerah (Perusda) dalam waktu dekat. Langkah ini diambil guna mengevaluasi kinerja serta menyikapi isu yang tengah memanas di media sosial terkait dugaan kerugian Perusda yang mencapai puluhan miliar rupiah.
Ketua Komisi II DPRD Berau, Rudi P. Mangunsong, menegaskan pihaknya menaruh perhatian serius terhadap kontribusi Perusda dalam mendongkrak Pendapatan Asli Daerah (PAD). Menurutnya, setoran PAD dari penyertaan modal pemerintah daerah sejauh ini masih jauh dari target yang diharapkan.
“Kinerja penyertaan modal dan deviden yang didapatkan itu jauh dari harapan. Padahal, modal yang disertakan ke Perusda nilainya cukup besar,” kata Rudi usai memimpin rapat evaluasi bersama jajaran Organisasi Perangkat Daerah (OPD) teknis, Jumat (7/8/2026).
Ia menambahkan, situasi semakin disorot masyarakat setelah mencuatnya desas-desus mengenai potensi kerugian keuangan Perusda di platform media sosial.
“Apalagi kemarin ada kerugian-kerugian yang berembus di medsos sampai puluhan miliar. Apakah itu betul atau tidak, kami tentu minta penjelasan resmi,” ujarnya.
Rudi mengungkapkan, sempat ada wacana di internal DPRD Berau untuk membentuk Panitia Khusus (Pansus). Kendati demikian, Komisi II memutuskan untuk menangani permasalahan tersebut secara internal terlebih dahulu sesuai dengan bidang pengawasannya.
“Ada wacana buat Pansus, tetapi kami di Komisi II merasa ini masih dalam domain kami. Jadi akan kami tahan dan selesaikan sendiri dulu di Komisi II,” tegasnya.
Melalui pemanggilan tersebut, DPRD Berau berharap Pemerintah Kabupaten Berau bersama OPD teknis memiliki strategi dan langkah konkret untuk menyehatkan Perusda. Pihaknya mendorong agar BUMD yang ada tidak sekadar bergantung pada APBD, melainkan mampu mandiri dan berkontribusi nyata bagi perekonomian daerah.
“Walaupun dalam keadaan ekonomi daerah yang susah, ini soal tanggung jawab. Pada saat keadaan sehat pun Perusda harus sehat, apalagi dalam keadaan seperti ini. Kami tidak memaksa secara mentah-mentah, tetapi setidaknya mereka punya semangat untuk mencari PAD,” pungkas Rudi. (*)
Reporter: Georgie Sihaloho
Editor: Endah Agustina






