3 Hari Menghilang Usai Melaut, Nelayan Tanjung Batu Ditemukan Meninggal Dunia

EVAKUASI: Proses evakuasi terhadap korban nelayan yang menghilang di perairan Tanjung Batu, Kamis (20/8/2026). (ISTIMEWA)

benuakaltim.co.id, BERAU — Upaya pencarian intensif selama tiga hari terhadap Mansur (41), nelayan asal Kampung Tanjung Batu, Kecamatan Pulau Derawan, Kabupaten Berau, berakhir duka. Mansur yang dilaporkan hilang sejak Senin (17/8/2026) malam ditemukan meninggal dunia di perairan Tanjung Batu pada Kamis (20/8/2026) pagi.

Jasad korban pertama kali ditemukan oleh seorang nelayan setempat sekitar pukul 08.00 WITA di area sekitar lampu suar, atau berjarak kurang lebih 2,3 mil laut dari Dermaga Sidayang. Tim SAR gabungan yang menerima laporan langsung bergerak menuju lokasi untuk melakukan evakuasi. Jenazah Mansur berhasil dibawa dan tiba di Pelabuhan Sidayang pada pukul 08.44 WITA.

Baca Juga :  Kabut Asap Selimuti Kaltim, Jarak Pandang di Bandara Kalimarau Terganggu

“Korban Man Over Boat (MOB) Tanjung Batu ditemukan sekitar jam 08.00 WITA, dan dievakuasi di Pelabuhan Sidayang pukul 08.44 WITA,” demikian pernyataan resmi tim gabungan, Kamis (20/8/2026).

Peristiwa memilukan ini bermula ketika Mansur bersama dua rekannya berangkat melaut menggunakan perahu bermesin 24 PK untuk mengambil ikan di bagan pada Senin malam. Petaka terjadi saat perjalanan pulang menuju Kampung Tanjung Batu sekitar pukul 21.30 WITA.

Baca Juga :  Disbudpar Berau Klarifikasi Isu Titik Api Pulau Derawan, Pariwisata Tetap Bersiap Hadapi Puluhan Agenda Besar

Ketika melintasi perairan Muara Kasai, salah satu rekan korban menengok ke belakang dan mendapati Mansur sudah tidak ada di atas perahu. Diduga kuat, kerusakan pada bagian buritan perahu membuat korban kehilangan kendali hingga terjatuh ke laut.

Menyadari rekannya hilang, kedua saksi menyisir kembali jalur yang dilalui. Namun, karena tak kunjung membuahkan hasil, kejadian tersebut akhirnya dilaporkan ke pihak berwenang sekitar pukul 23.00 WITA.

Proses pencarian skala besar langsung digelar melibatkan unsur kepolisian, tim SAR gabungan, hingga nelayan setempat. Wilayah penyisiran diperluas hingga ke kawasan perairan Semanting.

Baca Juga :  HUT RI ke-81, Komunitas Berau Divers Kibarkan Bendera Merah Putih di Dasar Laut Maratua

BACA JUGA:

Nelayan Tanjung Batu Hilang Usai Melaut

Kapolsek Pulau Derawan AKP Iwan Purwanto menjelaskan keterlibatan masyarakat lokal sangat krusial dalam operasi SAR ini.

“Pencarian juga diperluas dengan melibatkan nelayan masyarakat setempat yang mengetahui kondisi serta jalur perairan di sekitar lokasi,” ujar Iwan.

Setelah tiga hari pencarian penuh ketidakpastian, jasad Mansur akhirnya ditemukan. Pihak kepolisian mengonfirmasi jenazah korban kini telah diserahkan kepada pihak keluarga untuk dimakamkan. (*)

Reporter: Georgie Sihaloho

Editor: Endah Agustina

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Are you human? Please solve:Captcha