benuakaltim.co.id, SAMARINDA – Komite Olahraga Nasional Indonesia (KONI) Kalimantan Timur resmi menggelar Musyawarah Olahraga Provinsi (Musorprov) 2026 di Aula Gedung Kadrie Oening, Samarinda, Rabu (3/6/2026). Forum tersebut menjadi agenda penting dalam menentukan arah kebijakan dan pembinaan olahraga prestasi Kaltim untuk empat tahun ke depan.
Musorprov dihadiri unsur KONI Pusat, KONI kabupaten/kota, pengurus cabang olahraga, badan fungsional, serta sejumlah tokoh olahraga di Benua Etam. Hadir dalam kegiatan tersebut Wakil Ketua Umum II KONI Pusat Mayjen TNI (Purn) Sudarmo, Ketua Bidang Organisasi KONI Pusat Mayjen TNI (Purn) Eko Budi Supriyanto, Plt Kepala Dispora Kaltim Rasman Rading, dan Ketua Umum KONI Kaltim Rusdiansyah Aras.
Ketua Panitia Pelaksana Musorprov KONI Kaltim 2026, Husinsyah, mengatakan pelaksanaan forum tersebut merupakan amanat organisasi yang berpedoman pada Anggaran Dasar dan Anggaran Rumah Tangga (AD/ART) KONI serta keputusan Ketua Umum KONI Kaltim.
Menurutnya, Musorprov tahun ini mengusung tema “Pondasi Kaltim Menuju Generasi Emas” dengan subtema “Bersatu, Bangkit dan Berprestasi Menuju PON 2028 di Nusa Tenggara Barat”.
“Musorprov tahun ini dilaksanakan satu hari, mengusung tema sentral ‘Pondasi Kaltim Menuju Generasi Emas’ dengan subtema ‘Bersatu, Bangkit dan Berprestasi Menuju PON 2028 di Nusa Tenggara Barat’,” ujarnya.
Sebanyak 80 anggota KONI Kaltim tercatat mengikuti forum tersebut. Mereka terdiri dari 10 KONI kabupaten/kota, 64 pengurus cabang olahraga, dan enam badan fungsional yang memiliki hak suara dalam organisasi.
Selain menjadi wadah penyampaian laporan pertanggungjawaban pengurus periode 2022-2026, Musorprov juga dimanfaatkan untuk mengevaluasi program kerja yang telah berjalan sekaligus menyusun strategi pembinaan olahraga yang lebih efektif pada masa mendatang.
Salah satu agenda utama yang menjadi perhatian peserta adalah pemilihan Ketua Umum KONI Kaltim periode 2026-2030. Sosok yang terpilih nantinya akan memegang peran penting dalam menyiapkan atlet dan program pembinaan menghadapi berbagai kejuaraan nasional, termasuk Pekan Olahraga Nasional (PON) 2028.
Husinsyah berharap seluruh rangkaian Musorprov dapat berlangsung lancar dan menghasilkan keputusan terbaik bagi kemajuan olahraga Kalimantan Timur.
“Semoga terpilih nahkoda baru yang mampu membawa KONI Kaltim semakin maju dan meraih prestasi yang lebih tinggi, baik di tingkat nasional maupun internasional,” katanya.
Ia menambahkan, kepengurusan baru yang terbentuk nantinya diharapkan mampu menghadirkan program kerja yang terukur, berkelanjutan, dan berorientasi pada peningkatan prestasi atlet daerah.
“Sekaligus mempersiapkan atlet-atlet terbaik menuju PON 2028 dan berbagai ajang internasional lainnya,” tegas Husinsyah. (*)
Reporter: Aditya Setiawan
Editor: Ramli






