benuakaltim.co.id, BERAU – Langkah awal Yudha Budisantoso sebagai Kepala Dinas Kebudayaan dan Pariwisata (Kadisbudpar) Kabupaten Berau langsung tancap gas.
Meski baru hitungan jam menduduki kursi pimpinan, Yudha mengaku tidak ingin bersantai dan langsung memetakan ‘borok’ di sejumlah lini pariwisata daerah.
Ditemui di hari pertama kerjanya, Senin (13/4/2026), Yudha mengungkapkan, dirinya masih dalam tahap konsolidasi internal.
Namun, sebuah kunjungan mendadak ke kawasan Tepian Sungai Segah pada akhir pekan lalu rupanya memberikan kesan pertama yang cukup menohok bagi sang Kadis baru.
Yudha tak segan membeberkan temuannya di lapangan. Ia menyoroti minimnya pemeliharaan fasilitas publik yang seharusnya menjadi penunjang kenyamanan wisatawan.
“Saya lihat kebersihannya perlu dijaga, seperti toiletnya saya lihat kotor dan sebagainya. Itu sudah saya ingatkan ke Pokdarwis (Kelompok Sadar Wisata),” ujar Yudha, Senin (13/4/2026).
Tak hanya masalah sanitasi, Yudha juga menyoroti carut-marutnya penataan kendaraan di lokasi wisata.
Ia menyebut kondisi parkir saat ini masih berantakan. Untuk mengatasi hal ini, pihaknya mengaku telah mulai menjalin komunikasi dengan Dinas Perhubungan (Dishub) guna mencari solusi penataan yang lebih rapi.
Terkait besarnya alokasi anggaran pariwisata di APBD 2026 yang dikabarkan meningkat drastis, Yudha memilih untuk tetap berhati-hati. Ia mengaku belum mempelajari secara detail rincian angka maupun titik destinasi mana saja yang akan menjadi prioritas pembangunan tahun ini.
Yudha meminta waktu satu hingga dua minggu untuk mempelajari seluruh permasalahan internal dan eksternal. Tidak hanya itu, kata dia setelah proses inventarisir masalah selesai, barulah langkah strategis dan rapat koordinasi besar akan digelar.
Kadisbudpar juga menekankan pentingnya fungsi posko-posko wisata yang saat ini dinilai belum berfungsi maksimal.
“Saya kan baru hari ini ngantor, masih mempelajari dulu lah permasalahan apa yang saya temui. Saya perlu waktu seminggu-dua minggu untuk konsolidasi sebelum mengambil langkah ke depan,” pungkasnya. (*)
Reporter: Georgie Silalahi
Editor: Endah Agustina






