benuakaltim.co.id, SAMARINDA – Pemerintah Provinsi Kalimantan Timur memastikan alokasi bantuan anggaran sebesar Rp20 miliar untuk mendukung penyelenggaraan Pekan Olahraga Provinsi (Porprov) VIII Kalimantan Timur 2026 di Kabupaten Paser. Nilai tersebut lebih rendah dari usulan awal yang mencapai lebih dari Rp60 miliar.
Pelaksana Tugas (Plt) Kepala Dinas Pemuda dan Olahraga (Dispora) Kalimantan Timur, Rasman Rading, mengatakan anggaran tersebut telah disiapkan oleh pemerintah provinsi dan diharapkan tidak mengalami perubahan.
“Anggaran yang kita siapkan berdasarkan informasi dari tim anggaran sekitar Rp20 miliar. Insyaallah anggaran ini sudah tersedia dan mudah-mudahan tidak berubah lagi,” ujarnya, Sabtu (18/7/2026).
Rasman menjelaskan, dana bantuan tersebut akan difokuskan untuk mendukung kebutuhan teknis penyelenggaraan Porprov VIII. Pembiayaan meliputi operasional pertandingan, perangkat pertandingan, konsumsi, akomodasi, transportasi, hingga pengadaan jersey bagi peserta.
Selain itu, anggaran tersebut juga mencakup biaya distribusi dan pengiriman peralatan pertandingan untuk 15 cabang olahraga yang akan dihibahkan oleh Dispora Kaltim kepada panitia penyelenggara.
Meski demikian, ia menegaskan bantuan tersebut tidak diperuntukkan bagi pembayaran honor panitia pelaksana, wasit, juri, maupun tenaga pendukung lainnya. Kebutuhan di luar komponen tersebut menjadi tanggung jawab Pemerintah Kabupaten Paser selaku tuan rumah.
Menurut Rasman, besaran bantuan yang diberikan telah disesuaikan dengan kondisi fiskal daerah yang saat ini masih menghadapi kebijakan efisiensi anggaran.
“Kami berharap seluruh cabang olahraga dapat memahami kondisi ini. Saat ini pemerintah juga melakukan efisiensi di berbagai sektor sehingga penyelenggaraan harus menyesuaikan kemampuan anggaran yang tersedia,” katanya.
Sementara itu, Kepala Dinas Pemuda, Olahraga, dan Pariwisata (Disporapar) Kabupaten Paser, Kurniawan, mengakui keterbatasan anggaran mengharuskan panitia melakukan penyesuaian terhadap konsep penyelenggaraan Porprov VIII.
Ia menjelaskan, sebelumnya PB Porprov merancang pelaksanaan pertandingan untuk 65 cabang olahraga dengan total 1.066 nomor pertandingan. Namun kondisi anggaran saat ini membuat sejumlah penyesuaian perlu dilakukan.
“Kami sudah berkoordinasi dengan Sekda Provinsi. Dengan kondisi anggaran yang ada memang tidak memungkinkan adanya penambahan, sehingga kami harus melakukan penyesuaian,” ujarnya.
Meski demikian, Kurniawan memastikan Pemerintah Kabupaten Paser tetap berkomitmen menyukseskan pesta olahraga terbesar di Kalimantan Timur tersebut.
Menurutnya, seluruh keputusan terkait penyesuaian cabang olahraga maupun nomor pertandingan akan dilakukan melalui koordinasi bersama Dispora Kaltim dan KONI Kaltim agar tidak menimbulkan persoalan di kemudian hari.
“Kami ingin seluruh keputusan diambil berdasarkan kesepakatan bersama. Ini bukan keputusan sepihak dari Paser, tetapi hasil koordinasi dengan Dispora dan KONI Kaltim. Harapannya, Porprov VIII dapat berjalan sukses, baik dari sisi penyelenggaraan maupun administrasi,” pungkasnya. (*)
Reporter: Aditya Setiawan
Editor: Ramli






