benuakaltim.co.id, SAMARINDA – Balai Besar Pelaksanaan Jalan Nasional (BBPJN) Kalimantan Timur (Kaltim) melalui PPK 2.1 Satker PJN 2 memastikan kesiapan infrastruktur jalan nasional poros Samarinda–Bontang untuk mendukung kelancaran arus mudik dan arus balik Lebaran 2026.
Berbagai langkah antisipatif telah disiapkan guna menjamin perjalanan masyarakat berlangsung aman dan nyaman, terutama di jalur yang kerap mengalami kepadatan saat musim mudik.
PPK 2.1 BBPJN Kaltim, Lalu Arpi, menyampaikan bahwa seluruh ruas jalan nasional di koridor tersebut dipastikan dalam kondisi siap dilalui. Selain itu, pihaknya juga menyiapkan posko layanan serta tim tanggap darurat yang akan siaga selama periode mudik.
“Untuk mendukung kelancaran arus mudik dan balik Lebaran, kami memastikan seluruh jalan nasional poros Samarinda–Bontang siap dilalui. Kami juga menyiapkan posko dan tim tanggap darurat yang akan mengidentifikasi lokasi rawan longsor, banjir, maupun titik kemacetan,” ujarnya.
Tim tersebut, lanjutnya, akan disiagakan di sejumlah titik strategis guna merespons cepat jika terjadi gangguan di lapangan.
Sebagai bagian dari upaya menjaga kelancaran arus lalu lintas, BBPJN Kaltim juga menghentikan sementara pekerjaan konstruksi yang berpotensi mengganggu pengguna jalan.
“Pekerjaan konstruksi di lokasi pemanfaatan badan jalan sudah dihentikan sejak H-10 hingga H+10 Lebaran,” jelas Lalu Arpi.
Ia menambahkan, seluruh layanan operasional dipastikan berjalan optimal selama masa mudik, mulai dari kesiapan personel hingga fasilitas pendukung di posko.
“Kami memastikan seluruh layanan operasional berjalan optimal selama periode mudik Lebaran, mulai dari kesiapan petugas hingga fasilitas di posko agar perjalanan masyarakat dapat berlangsung dengan aman dan nyaman,” tandasnya.
Dengan berbagai persiapan tersebut, BBPJN Kaltim berharap arus mudik dan arus balik Lebaran 2026 di jalur Samarinda–Bontang dapat berjalan lebih lancar, aman, dan memberikan kenyamanan bagi masyarakat. (*)
Reporter: Aditya Setiawan
Editor: Ramli






