Skema Baru Keberangkatan Haji Berau, Jemaah Urus Tiket Pesawat Sendiri

Kepala Bagian Kesejahteraan Rakyat (Kesra) Sekretariat Kabupaten Berau, Toto Marjito. (ISTIMEWA)

benuakaltim.co.id, BERAU– Ada yang berbeda dengan skema keberangkatan jemaah haji asal Kabupaten Berau, Kalimantan Timur tahun ini.

Jika tahun-tahun sebelumnya pemerintah daerah memfasilitasi dengan pesawat charter, kali ini pengelolaan transportasi udara sepenuhnya diserahkan kepada jemaah.

Kepala Bagian Kesejahteraan Rakyat (Kesra) Sekretariat Kabupaten Berau, Toto Marjito, mengungkapkan perubahan kebijakan ini sejatinya sudah dimulai sejak tahun lalu. Pihak Kesra kini lebih berperan sebagai fasilitator bagi para jemaah.

“Untuk urusan pesawat, dari tahun ke tahun memang kami serahkan langsung kepada jemaah yang mengurusnya. Kami dari Kesra hanya memfasilitasi saja,” ujar Toto, Jumat (15/5/2026).

Baca Juga :  Ribuan Anggrek Endemik di Hutan Tubaan Dijarah, Pemkab Berau Siapkan Konsep Wisata Konservasi

Untuk musim haji 2026 ini, jemaah asal Berau dibagi ke dalam dua maskapai penerbangan nasional menuju embarkasi, yaitu Sriwijaya Air dan Super Air Jet.

Adapun rincian keberangkatannya maskapai Sriwijaya Air mengangkut sekitar 129 jemaah, dijadwalkan terbang pukul 14.40 WITA. Lalu pesawat Super Air Jet mengangkut sekitar 87 jemaah, dijadwalkan terbang pukul 15.15 WITA.

Tak hanya soal pesawat, Pemkab Berau juga memberikan perhatian khusus pada kenyamanan barang bawaan jemaah. Toto menjelaskan untuk koper besar, pemerintah bekerja sama dengan PT Pos Indonesia.

Baca Juga :  Pemkab Berau Kembangkan Bibit Udang Windu Lokal, Diklaim Lebih Unggul dari Kota Tarakan

“Barang-barang koper besar sudah dikumpulkan di PT Pos dan insya Allah akan langsung diberangkatkan sebagai bagasi besar. Sedangkan untuk tas kabin, jemaah membawanya sendiri ke bandara sehari sebelum keberangkatan,” jelasnya.

Sistem ini dibuat agar jemaah tidak lagi dipusingkan dengan urusan bongkar muat bagasi saat tiba di Balikpapan. Koper-koper tersebut akan langsung masuk ke gudang dan baru akan dibuka kembali saat jemaah tiba di Mekkah.

Baca Juga :  Transformasi Ekonomi, Budidaya Rumput Laut Jadi Andalan Baru di Berau

Sebagai jemaah yang masuk dalam Gelombang Kedua, rute penerbangan jemaah Berau akan menempuh jalur Balikpapan – Jeddah – Mekkah.

“Insya Allah keberangkatan dari Balikpapan menuju Jeddah akan dilakukan pada tanggal 16 Mei sekitar pukul 22.00 WITA,” tambah Toto.

Total jemaah yang diberangkatkan pada kloter ini berjumlah 211 orang, ditambah 3 orang petugas.

“Selain itu, terdapat 4 jemaah lainnya yang diberangkatkan dalam kloter berbeda (kloter 3, 16, dan 17) karena menyesuaikan ketersediaan kuota yang ada,” pungkasnya. (*)

Reporter: Georgie Silalahi

Editor: Endah Agustina

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Are you human? Please solve:Captcha