benuakaltim.co.id, SAMARINDA – Penemuan potongan tubuh manusia di kawasan Sempaja Utara, Samarinda, mengarah pada dugaan kasus pembunuhan brutal. Aparat kepolisian mengungkap korban diduga dimutilasi menjadi tujuh bagian dan dibuang di dua lokasi berbeda yang masih berada dalam satu lingkungan.
Temuan tersebut terungkap saat petugas melakukan olah tempat kejadian perkara (TKP), Sabtu (21/3/2026). Pamapta I Polresta Samarinda, Ipda Mat Bahri, menyebutkan seluruh bagian tubuh korban berhasil ditemukan dalam kondisi terpisah.
“Ada tujuh potongan. Termasuk kepala ditemukan utuh, dua kaki, dua tangan, paha, dan badan. Untuk sementara organ tubuhnya lengkap,” ujarnya di lokasi kejadian.
Menurutnya, dua titik penemuan potongan tubuh tersebut berjarak sekitar 70 hingga 100 meter, namun masih berada dalam satu kawasan RT yang sama.
Selain bagian tubuh korban, polisi turut mengamankan sejumlah barang bukti di lokasi, di antaranya pakaian korban serta dua karung yang diduga digunakan pelaku untuk membungkus jasad.
“Untuk senjata tajam sementara belum ditemukan. Kami masih melakukan olah TKP secara menyeluruh,” tambahnya.
Hingga kini, identitas maupun jenis kelamin korban masih belum dapat dipastikan. Kondisi jenazah yang tidak utuh membuat proses identifikasi harus menunggu hasil pemeriksaan lebih lanjut dari tim forensik.
Seluruh bagian tubuh korban telah dievakuasi ke RSUD Abdul Wahab Sjahranie untuk menjalani autopsi sekaligus proses identifikasi. “Jenazah sudah dibawa ke RSUD AWS untuk dilakukan otopsi oleh tim forensik,” jelasnya.
Kasus ini kini dalam penanganan intensif Satreskrim Polresta Samarinda. Polisi masih terus mengumpulkan bukti dan melakukan penyelidikan guna mengungkap identitas korban serta memburu pelaku di balik dugaan pembunuhan keji tersebut. (*)
Reporter: Aditya Setiawan
Editor: Ramli






