benuakaltim.co.id, SAMARINDA — Balai Besar Pelaksanaan Jalan Nasional (BBPJN) Kalimantan Timur terus melakukan pemeliharaan rutin di ruas jalan nasional Simpang 3 Muara Wahau–Batas Kabupaten Berau–Kelay–Labanan guna meningkatkan kenyamanan dan keselamatan pengguna jalan.
Salah satu upaya yang saat ini dilakukan yakni kegiatan pengendalian tanaman dan pemotongan rumput di sepanjang bahu jalan nasional. Kegiatan tersebut dilaksanakan secara berkala setiap dua bulan sekali untuk menjaga kondisi jalan tetap terpelihara dan aman dilalui masyarakat.
Pejabat Pembuat Komitmen (PPK) 2.5 BBPJN Kaltim, Syafrizal Haris mengatakan pengendalian vegetasi menjadi bagian penting dalam pemeliharaan jalan nasional, khususnya pada ruas yang memiliki intensitas lalu lintas cukup tinggi.
“Kegiatan pengendalian tanaman ini rutin kami lakukan setiap dua bulan sekali untuk menjaga kondisi bahu jalan tetap terpelihara sehingga meningkatkan kenyamanan pengguna jalan,” ujarnya.
Menurutnya, rumput dan tanaman liar yang tumbuh terlalu tinggi dapat mengganggu jarak pandang pengendara, terutama di tikungan maupun area tertentu yang membutuhkan visibilitas maksimal.
“Rumput yang pendek tentunya menambah jarak pandang pengguna jalan. Dengan kondisi itu, tingkat keselamatan pengendara juga menjadi lebih tinggi,” jelas Syafrizal.
Selain mendukung keselamatan, pemeliharaan bahu jalan juga bertujuan menjaga fungsi drainase dan mencegah kerusakan jalan akibat akar tanaman liar yang tidak terkendali.
Ruas Simpang 3 Muara Wahau hingga Labanan sendiri merupakan salah satu jalur strategis yang menghubungkan wilayah Kutai Timur dan Berau. Jalur tersebut kerap dilalui kendaraan logistik, angkutan barang hingga masyarakat yang melakukan perjalanan antardaerah.
Dengan dilakukannya pemeliharaan rutin, BBPJN Kaltim berharap kondisi jalan nasional di wilayah tersebut tetap mantap dan nyaman dilalui, sekaligus meminimalisasi potensi kecelakaan akibat terganggunya pandangan pengendara di sisi jalan. (*)
Reporter: Aditya Setiawan
Editor: Ramli






