Tingkatkan Keselamatan Pengendara, BBPJN Kaltim Rutin Kendalikan Tanaman di Jalur Nasional

Suasana ruas jalan nasional Simpang 3 Muara Wahau–Batas Kabupaten Berau–Kelay–Labanan yang dilakukan pemeliharaan oleh BBPJN Kaltim. (FOTO: BBPJN Kaltim)

benuakaltim.co.id, SAMARINDA — Balai Besar Pelaksanaan Jalan Nasional (BBPJN) Kalimantan Timur terus melakukan pemeliharaan rutin di ruas jalan nasional Simpang 3 Muara Wahau–Batas Kabupaten Berau–Kelay–Labanan guna meningkatkan kenyamanan dan keselamatan pengguna jalan.

Salah satu upaya yang saat ini dilakukan yakni kegiatan pengendalian tanaman dan pemotongan rumput di sepanjang bahu jalan nasional. Kegiatan tersebut dilaksanakan secara berkala setiap dua bulan sekali untuk menjaga kondisi jalan tetap terpelihara dan aman dilalui masyarakat.

Baca Juga :  BBPJN Kaltim Sebut Perbaikan Jalan Juanda Rampung 850 Meter, Pengerjaan RE Martadinata Capai 60 Persen

Pejabat Pembuat Komitmen (PPK) 2.5 BBPJN Kaltim, Syafrizal Haris mengatakan pengendalian vegetasi menjadi bagian penting dalam pemeliharaan jalan nasional, khususnya pada ruas yang memiliki intensitas lalu lintas cukup tinggi.

“Kegiatan pengendalian tanaman ini rutin kami lakukan setiap dua bulan sekali untuk menjaga kondisi bahu jalan tetap terpelihara sehingga meningkatkan kenyamanan pengguna jalan,” ujarnya.

Menurutnya, rumput dan tanaman liar yang tumbuh terlalu tinggi dapat mengganggu jarak pandang pengendara, terutama di tikungan maupun area tertentu yang membutuhkan visibilitas maksimal.

Baca Juga :  OIKN Perkuat Penindakan Aktivitas Ilegal di Tahura Bukit Soeharto

“Rumput yang pendek tentunya menambah jarak pandang pengguna jalan. Dengan kondisi itu, tingkat keselamatan pengendara juga menjadi lebih tinggi,” jelas Syafrizal.

Selain mendukung keselamatan, pemeliharaan bahu jalan juga bertujuan menjaga fungsi drainase dan mencegah kerusakan jalan akibat akar tanaman liar yang tidak terkendali.

Ruas Simpang 3 Muara Wahau hingga Labanan sendiri merupakan salah satu jalur strategis yang menghubungkan wilayah Kutai Timur dan Berau. Jalur tersebut kerap dilalui kendaraan logistik, angkutan barang hingga masyarakat yang melakukan perjalanan antardaerah.

Baca Juga :  Ponpes Istiqomah Samarinda Kembangkan Breeding Domba, Target Tekan Biaya Konsumsi Santri

Dengan dilakukannya pemeliharaan rutin, BBPJN Kaltim berharap kondisi jalan nasional di wilayah tersebut tetap mantap dan nyaman dilalui, sekaligus meminimalisasi potensi kecelakaan akibat terganggunya pandangan pengendara di sisi jalan. (*)

Reporter: Aditya Setiawan

Editor: Ramli

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Are you human? Please solve:Captcha