Disdik Berau Pastikan Seragam dan Pendaftaran Siswa Baru 2026 Gratis

Kepala Dinas Pendidikan Berau, Mardiatul Idalisah. (FOTO: GEORGIE/BENUAKALTIM)

benuakaltim.co.id, BERAU– Kabar gembira bagi para orang tua di Kabupaten Berau menjelang tahun ajaran baru 2026.

Dinas Pendidikan (Disdik) Kabupaten Berau menegaskan komitmennya untuk meringankan beban ekonomi masyarakat melalui kebijakan biaya pendidikan nol rupiah.

Kepala Dinas Pendidikan Berau, Mardiatul Idalisah, menyatakan pada penerimaan siswa baru (PSB) tahun ini, seluruh proses pendaftaran hingga kebutuhan dasar siswa akan digratiskan.

“Untuk siswa baru khususnya, itu harus gratis. Mulai dari seragam kita akan bagikan, dan uang pendaftaran nol rupiah,” ujar Mardiatul, Senin (11/5/2026).

Baca Juga :  Skuad Penyelamat Berau Latihan Mandiri

Tak hanya urusan pendaftaran dan seragam, Mardiatul juga meluruskan isu mengenai biaya buku pelajaran. Ia menegaskan buku teks utama sebenarnya sudah lama digratiskan melalui alokasi dana Bantuan Operasional Satuan Pendidikan (BOSP).

“Alokasi BOSP sekitar 15 persen dari nilai BOSP telah dialokasikan khusus untuk penyediaan buku dari pusat,” ungkapnya.

Menurutnya, Disdik terus mendorong sekolah untuk memenuhi ketersediaan buku di perpustakaan agar bisa dipinjam siswa. Bahkan Mardiatul menegaskan, jika ada pembelian buku, hal itu bersifat opsional bagi siswa yang ingin menambah referensi pribadi, namun buku utama tetap disediakan pemerintah.

Baca Juga :  Bocoran Proyek Rahasia Wisata Kota Tua Berau, Kerja Sama dengan Belanda?

“Beberapa buku yang harganya mahal atau tidak termasuk dalam buku pemerintah, itu kita bantu dari Dinas Pendidikan untuk menyiapkannya,” tambahnya.

Selain membahas siswa baru, Mardiatul juga memberikan apresiasi tinggi kepada sekolah-sekolah di Berau yang telah mengikuti surat edaran terkait pelaksanaan acara perpisahan secara sederhana.

Ia mencontohkan, SMPN 2 Berau yang menggelar acara perpisahan tanpa memungut iuran dari siswa, melainkan menggunakan kas komite sekolah.

Baca Juga :  Transformasi Ekonomi, Budidaya Rumput Laut Jadi Andalan Baru di Berau

“Ini adalah perpisahan kedua yang saya hadiri. Sederhana tetapi esensinya dapat. Tidak ada iuran apa pun, dikemas dengan uang kas yang ada di komite. Ini contoh yang baik bagi sekolah lain,” pungkasnya.

Kebijakan ini diharapkan dapat meningkatkan angka partisipasi sekolah di Kabupaten Berau serta memastikan tidak ada anak yang putus sekolah karena kendala biaya. (*)

Reporter: Georgie Silalahi

Editor: Endah Agustina

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Are you human? Please solve:Captcha