benuakaltim.co.id, BERAU – Pemandangan kendaraan besar dan truk yang parkir sembarangan hingga memicu kemacetan serta potensi kecelakaan di kawasan Jalan Ahmad Yani dan area wisata kuliner Kabupaten Berau kini menjadi perhatian serius.
Dinas Perhubungan (Dishub) Kabupaten Berau melalui UPT Perparkiran memastikan akan memperketat pengawasan lalu lintas dan penataan parkir di wilayah tersebut.
Kehadiran Pos Jaga Terpadu Wisata menjadi angin segar bagi petugas Dishub dalam memperluas jangkauan pemantauan lalu lintas harian.
Kepala UPT Perparkiran Dishub Berau, Mahmuddin, menyatakan operasional pos jaga terpadu tersebut sangat membantu kinerja personel di lapangan, terutama dalam menertibkan area parkir yang kerap disalahgunakan.
“Terkait kerja sama pemanfaatan Pos Jaga Terpadu Wisata ini, kami dari Dinas Perhubungan sangat terbantu sekali. Penataan parkir sebenarnya sudah kita laksanakan, dan adanya pos ini makin menambah semangat teman-teman di lapangan,” ujar Kepala UPT Perparkiran Dishub Berau, Mahmuddin, saat memberikan keterangan, Jumat (4/9/2026).
Salah satu fokus utama petugas saat ini adalah menertibkan kendaraan berdimensi besar yang sering kali memarkirkan kendaraannya di lokasi-lokasi rawan keselamatan, seperti tikungan jalan.
“Di kawasan ini banyak sekali kendaraan besar seperti truk yang seharusnya tidak parkir di tikungan atau sembarang tempat. Karena itu perlu adanya penataan berkelanjutan. Pos penjagaan ini sangat bermanfaat bagi kami sebagai pusat pemantauan arus lalu lintas, khususnya yang melintas di Jalan Ahmad Yani,” jelas Mahmuddin.
Untuk memastikan lalu lintas tetap tertib dan sterilisasi area parkir berjalan maksimal, UPT Perparkiran Dishub Berau tengah mengatur jadwal penugasan personel secara bertahap.
“Untuk tahap awal, penugasan kita fokuskan dari pagi sampai sore hari sebagai bentuk penyesuaian dan uji coba. Kendati demikian, kami terus melihat kondisi di lapangan. Jika kelak aktivitas masyarakat meningkat, tidak menutup kemungkinan jadwal penjagaan juga akan kita lanjutkan hingga malam hari,” pungkas Mahmuddin. (*)
Reporter: Georgie Sihaloho
Editor: Endah Agustina






