benuakaltim.co.id, BERAU – Seleksi Penerimaan Murid Baru (SPMB), di Kabupaten Berau, dipastikan berjalan tanpa kendala berarti. Dinas Pendidikan (Disdik) setempat pun bergerak cepat mengantisipasi adanya sisa kuota yang tidak terpenuhi pada beberapa jalur pendaftaran.
Kepala Dinas Pendidikan Kabupaten Berau, Mardiatul Idalisah, menegaskan jika terdapat kuota yang kosong pada jalur tertentu seperti afirmasi, prestasi, maupun perpindahan tugas orang tua, pihak dinas tidak akan membiarkannya mubazir. Sisa kuota tersebut akan langsung dialihkan untuk memperkuat jalur zonasi atau domisili.
“Alhamdulillah berjalan lancar tidak ada kendala. (Kuota yang tidak terpenuhi) dialihkan ke domisili,” kata Mardiatul Idalisah saat dikonfirmasi, Selasa (14/7/2026).
Langkah taktis ini diambil guna memastikan hak pendidikan seluruh calon peserta didik di Kabupaten Berau tetap terakomodasi secara optimal, sekaligus memaksimalkan daya tampung di setiap sekolah.
Meski secara keseluruhan sistem dinilai sukses, Mardiatul tidak menampik adanya riak-riak kecil di lapangan selama proses pendaftaran berlangsung. Beberapa laporan yang masuk ke dinas pendidikan umumnya terkait persoalan administratif, seperti masalah domisili dan kelengkapan berkas pendaftar yang berasal dari luar daerah Kabupaten Berau.
Namun, ia memastikan kendala-kendala tersebut langsung ditangani dengan cepat oleh tim di lapangan sehingga tidak sampai mengganggu jalannya seleksi. “Ada (laporan kendala), tapi sudah terselesaikan,” jelasnya.
Menjawab kekhawatiran publik mengenai aksesibilitas pendaftaran berbasis online bagi masyarakat di kawasan pedalaman, Mardiatul menegaskan sosialisasi telah dilakukan secara masif dan merata. Pihaknya mengklaim alur dan syarat pendaftaran telah menjangkau kelompok masyarakat yang berada di daerah pelosok maupun mereka yang masuk dalam kategori rentan digital.
Sejauh ini, Disdik Berau belum menerima laporan krusial terkait calon siswa yang gagal mendaftar akibat kendala jaringan internet maupun keterbatasan perangkat (gadget).
“Sudah (menjangkau pelosok). Sampai saat ini tidak ada masalah,” imbuh Mardiatul.
Melihat keberhasilan sistem yang berjalan pada tahun ajaran ini, Disdik Berau menilai skema PPDB online yang diterapkan sekarang sudah sangat ideal untuk terus dipertahankan dan diaplikasikan pada tahun-tahun mendatang.
“Yang sekarang sudah bagus,” pungkasnya. (*)
Reporter: Georgie Sihaloho
Editor: Endah Agustina






