Pemprov Kaltim Siapkan CCTV di Jembatan Mahulu, Cegah Pencurian Fasilitas Penerangan

Jembatan Mahulu. (FOTO: Ist)

benuakaltim.co.id, SAMARINDA – Pemerintah Provinsi Kalimantan Timur terus melakukan pembenahan fasilitas di Jembatan Mahakam Ulu (Mahulu), Kota Samarinda.

Selain memperbaiki lampu penerangan yang padam, pemerintah juga berencana memasang kamera pengawas (CCTV) untuk mencegah kembali terjadinya pencurian komponen kelistrikan di kawasan jembatan tersebut.

Pelaksana Tugas (Plt) Kepala Dinas Pekerjaan Umum, Penataan Ruang, dan Perumahan Rakyat (PUPR-PERA) Kaltim, Irhamsyah, mengatakan hasil pendataan di lapangan menunjukkan sebagian lampu penerangan di Jembatan Mahulu tidak lagi berfungsi.

“Dari sekitar 30 titik lampu penerangan yang ada, sebanyak 16 titik mengalami padam. Rinciannya enam titik berada di arah Loa Buah dan 10 titik di arah Loa Janan,” ujarnya di Samarinda, Senin (27/7/2026).

Baca Juga :  Andi Harun Bantah Isu Pemkot Tak Punya Anggaran Perbaiki Lampu Jembatan Mahkota II

Ia menjelaskan, gangguan penerangan tersebut disebabkan hilangnya sejumlah komponen instalasi listrik akibat aksi pencurian.

Beberapa perangkat yang raib di antaranya Miniature Circuit Breaker (MCB), kabel instalasi, serta sejumlah lampu yang juga sudah mengalami penurunan fungsi.

Menurut Irhamsyah, proses pemulihan dilakukan secara bertahap melalui kerja sama antara PUPR-PERA Kaltim dan Dinas Perhubungan (Dishub) Kaltim.

Dalam pembagian tugas tersebut, PUPR-PERA bertanggung jawab memperbaiki sistem penerangan di bagian atas jembatan, sedangkan Dishub Kaltim akan menambah penerangan di bagian bawah jembatan untuk meningkatkan keselamatan transportasi sungai, terutama bagi kapal yang melintas di bawah bentang jembatan.

Baca Juga :  Andi Harun Bantah Isu Pemkot Tak Punya Anggaran Perbaiki Lampu Jembatan Mahkota II

“Kami menargetkan penerangan di atas jembatan dapat kembali berfungsi tahun ini. Saat ini kebutuhan anggarannya masih dalam proses perhitungan,” katanya.

Selain memperbaiki sistem penerangan, pemerintah juga telah melakukan penanganan sementara terhadap sambungan jembatan (expansion joint) dengan menutup lubang pada pelat lantai jembatan yang dinilai berpotensi membahayakan pengguna jalan.

Sementara itu, perbaikan permanen terhadap sambungan jembatan telah diusulkan untuk dibiayai melalui Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD) Perubahan Tahun 2026.

Baca Juga :  Andi Harun Bantah Isu Pemkot Tak Punya Anggaran Perbaiki Lampu Jembatan Mahkota II

Untuk mengantisipasi kembali terjadinya pencurian fasilitas umum, Pemprov Kaltim juga akan memasang kamera CCTV di sejumlah titik strategis di kawasan Jembatan Mahulu.

Menurut Irhamsyah, keberadaan kamera pengawas diharapkan mampu meningkatkan pengawasan sekaligus memberikan efek jera terhadap pelaku pencurian aset publik.
Ia juga mengajak masyarakat ikut berperan menjaga fasilitas umum yang telah dibangun pemerintah.

“Kami berharap masyarakat bersama-sama menjaga aset publik ini. Dengan adanya kepedulian dari semua pihak, fasilitas yang telah diperbaiki dapat bertahan lebih lama dan terus memberikan manfaat bagi masyarakat,” pungkasnya. (*)

Reporter: Aditya Setiawan

Editor: Ramli

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Are you human? Please solve:Captcha