Pemkot Samarinda Belum Pastikan Pembukaan Teras Samarinda Tahap II Jelang Lebaran

Teras Samarinda Tahap II yang sampai saat ini belum dibuka untuk umu.(FOTO: Aditya Setiawan/Benua Kaltim)

benuakaltim.co.id, SAMARINDA – Pemerintah Kota (Pemkot) Samarinda masih belum mengambil keputusan terkait pembukaan Teras Samarinda Tahap II, meski kawasan tersebut diharapkan bisa dimanfaatkan masyarakat saat libur Idulfitri.

Wali Kota Samarinda, Andi Harun, menegaskan bahwa peresmian tidak akan dilakukan secara tergesa-gesa hanya berdasarkan laporan penyelesaian proyek dari pihak pelaksana.

“Meskipun laporan menyatakan pekerjaan telah selesai, saya tetap melakukan pemeriksaan langsung, termasuk memastikan detail-detail kecil yang berpotensi terlewat,” ujarnya belum lama ini.

Baca Juga :  Arus Penumpang di Terminal Samarinda Seberang Mulai Meningkat Jelang Mudik

Ia menjelaskan, kehati-hatian tersebut penting untuk mencegah munculnya persoalan teknis setelah kawasan dibuka untuk umum. Pengalaman sebelumnya pada proyek Pasar Pagi menjadi bahan evaluasi agar kejadian serupa tidak terulang.

“Seperti pada Pasar Pagi, peresmian ditunda karena diperkirakan masih terdapat sejumlah persoalan teknis yang perlu diselesaikan terlebih dahulu,” katanya.

Baca Juga :  Jaringan Internet jadi Sorotan, Disdikbud Samarinda Evaluasi Pelaksanaan Uji Coba TKA

Sementara itu, hasil inspeksi mendadak Komisi III DPRD Samarinda pada 3 Maret lalu menunjukkan bahwa pembangunan Teras Samarinda Tahap II terbagi dalam empat segmen. Mayoritas segmen telah rampung, kecuali Segmen 1 yang masih dalam proses penyelesaian.

DPRD sebelumnya mendorong agar kawasan tersebut dapat difungsikan sebelum Lebaran, mengingat potensinya sebagai destinasi baru bagi masyarakat selama libur panjang.

Baca Juga :  Sejumlah Proyek di Samarinda Belum Bisa Difungsikan, Pemkot Tunggu Izin Pusat

Namun demikian, Andi Harun menegaskan bahwa keputusan pembukaan tetap mengedepankan aspek keselamatan dan kenyamanan pengunjung.

“Apabila dinilai telah memenuhi seluruh persyaratan, maka kawasan dapat dibuka. Namun jika belum, maka pembukaan akan ditunda demi menjamin keselamatan dan kenyamanan masyarakat,” tandasnya. (*)

Reporter: Aditya Setiawan

Editor: Ramli

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *