Digelar Hybrid, PPP Kaltim Siapkan Muscab Serentak di 10 Daerah

Ketua DPW PPP Kaltim, Gamalis. (FOTO: GEORGIE/BENUAKALTIM)

benuakaltim.co.id, BERAU– Dinamika internal Partai Persatuan Pembangunan (PPP) di Kalimantan Timur mulai memanas.

Ketua DPW PPP Kaltim Gamalis, mengungkapkan adanya instruksi khusus dari Dewan Pimpinan Pusat (DPP) terkait pelaksanaan Musyawarah Cabang (Muscab) yang harus segera diselesaikan dalam waktu dekat.

Langkah ini diambil menyusul pelaksanaan Musyawarah Wilayah (Muswil) pada 4 Januari lalu. Berdasarkan aturan internal organisasi, Muscab wajib digelar paling lambat tiga bulan setelah Muswil usai.

Gamalis menjelaskan, keterbatasan waktu menjadi tantangan besar bagi pengurus di daerah.

Mengingat ada 10 kabupaten kota yang harus melaksanakan Muscab secara simultan, PPP Kaltim memutuskan untuk menggunakan metode hybrid.

“Dengan waktu yang pendek, tidak mungkin kami melakukan (Muscab konvensional) di 10 kabupaten kota. Akhirnya kami lakukan dengan sifatnya hybrid,” ujar Gamalis, Jumat (15/5/2026).

Baca Juga :  Fraksi Gerindra Kaltim Nilai Hak Angket Bagian dari Kontrol Demokrasi

Beberapa daerah melaksanakan Muscab secara mandiri, sementara yang lain dilakukan secara gabungan (berkelompok). Berikut adalah pembagiannya:

• Mandiri: Kabupaten Berau dan Kabupaten Kutai Timur.
• Gabungan Kelompok 1: Samarinda, Kutai Barat, Mahakam Ulu, Kutai Kartanegara, dan Bontang.
• Gabungan Kelompok 2: Balikpapan, Penajam Paser Utara (PPU), dan Paser.

Baca Juga :  PAN Kaltim Pastikan Dukungan Hak Angket Tetap Berjalan

Menariknya, Muscab kali ini tidak langsung menetapkan sosok ketua baru. Gamalis menegaskan bahwa agenda utama pertemuan tersebut adalah memilih tim formatur.

“Hari ini kita tidak memilih pemimpin atau ketua, kita memilih formatur. Nanti formatur itulah yang bekerja untuk memilih ketua dan pengurus lainnya,” jelasnya.

Tim formatur ini terdiri dari perwakilan DPP, DPW, DPC, hingga tingkat PAC, dengan jumlah anggota berkisar antara 5 hingga 7 orang tergantung jumlah kecamatan di wilayah tersebut.

“Tim ini diberi waktu selama 20 hari ke depan untuk merumuskan struktur kepengurusan yang baru,” tuturnya.

Baca Juga :  DPRD Kaltim Tinjau Dua Titik Longsor di Jalan Sanga-Sanga Menuju Dondang

Instruksi pusat tidak hanya soal administratif. Gamalis menekankan, DPP menitipkan pesan besar agar pemimpin yang terpilih nantinya mampu membawa PPP kembali berjaya di Kalimantan Timur.

Target utamanya sangat spesifik mengembalikan keterwakilan partai di kursi DPR RI yang sempat hilang pada periode sebelumnya.

“Arahan pusat ke daerah, lakukan sesegera mungkin pemilihan ketua yang dapat membawa PPP ke arah yang lebih baik, agar keberadaan kita di DPR RI kembali ada,” tutup Gamalis optimis. (*)

Reporter: Georgie Silalahi

Editor: Endah Agustina

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Are you human? Please solve:Captcha