Bermitra Bisa Wujudkan Ketahanan Pangan di Talisayan

Ilustrasi

benuakaltim.co.id, BERAU – Efek gencar pemerintah pusat menggalakkan ketahanan pangan dengan membentuk brigade pangan dan menumbuhkan ketertarikan milenial jadi petani muda, Kepala Kampung (Kakam) Talisayan Ali Wardana mengatakan, punya skema bermitra dengan pemilik tanah lapang dari masyarakat untuk ditanami tumbuhan pangan.

“Karena kami pemerintah kampung untuk membeli tanah tidak bisa. Jadi mungkin skema yang kami ingin lakukan 2025 adalah bekerja sama dengan pemilik lahan,” ucapnya, Rabu (29/1/2025).

Baca Juga :  Disdik Berau Pastikan Seragam dan Pendaftaran Siswa Baru 2026 Gratis

Terkait penanganan lahan lebih lanjut untuk tanaman pangan jenis apa saja akan didiskusikan.

“Kami masih mengidentifikasi untuk di Kampung Talisayan artinya program ketahanan pangan itu juga kami tindaklanjuti,” ungkapnya.

Menurutnya, sebagai contoh pengendalian lahan kosong terutama daerah satuan pemukiman (sp) sangat cocok aktivitas ketahanan pangan.

Baca Juga :  Ribuan Anggrek Endemik di Hutan Tubaan Dijarah, Pemkab Berau Siapkan Konsep Wisata Konservasi

“Tapi kami kemarin sudah bermusyawarah sama warga. Kami akan cari lahan masyarakat yang mungkin belum dimanfaatkan belum digarap mungkin kita ajak kerja sama supaya jadi lahan produktif,” bebernya.

Pada satu sisi pihaknya tidak ingin suatu waktu wilayah Talisayan mengalami krisis pangan karena efek dominasi perkebunan sawit dan ketahanan pangan sangat minim.

Baca Juga :  Transformasi Ekonomi, Budidaya Rumput Laut Jadi Andalan Baru di Berau

“Jujur saja karena sayur mayur ada yang datang dari Kampung trans lalu kalau perikanan sektor laut kan ada. Tinggal kombinasi ketahanan pangan bisa ada untuk 5 tahun mendatang,” pungkasnya. (*)

Reporter: Georgie Silalahi
Editor: Ramli

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Are you human? Please solve:Captcha